Love Hurts

Love Hurts

  • WpView
    Reads 1,192
  • WpVote
    Votes 578
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 10, 2020
"Ella yang kuat, Nata cinta Ella." Tak kuasa lagi membendung, pecah semua air mata Nata yang sudah ditahan sejak tadi "Nata cengeng Ella gak suka." Ella mengusap pipi Nata yang sudah dibanjiri beribu air mata "Makan nya Ella cepet sembuh, biar Nata gak sedih lagi," ucap nya Ella menatap manik hitam milik Nata "Ella gak janji, nanti kalo Ella gak ada, Nata harus senyum terus ya, senyum tulus yang selalu Nata kasih ke Ella," "Udah diem deh Ell, gak peduli pokoknya kalo Ella pergi Nata akan ikut pergi." Nata menggenggam tangan Ella. "Kemanapun, Nata akan ikut!" Lanjutnya dengan penuh kesungguhan Mendengar nya, hati Ella berdenyut, betapa Nata menyayangi nya, tapi ia malah menyiakanya. Siapa yang bodoh disaat sepeerti ini? Kisah remaja yang saling menyatukan meski banyak badai yang mencoba meruntuhkan. Kisah perempuan sederhana jauh dari kata sempurna yang mencoba menjadi pribadi yang mencintai diri sendiri. Kisah persahabatan yang tulus. Ini bukan sembarang kisah, banyak hal yang pernah dirasakan, terpaksa dilakukan, banyak pengorbanan didalamnya. Begitu unik, semua diceritakan di kisah ini. Mau tau bagaimana jalan ceritanya? Mampir dan bacalah)) Selamat membaca sahabat.
All Rights Reserved
#116
sabar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Regrets of Love
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Valcano
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • JUST BE MINE [END]
  • TITIK LUKA
  • FRIENDzone (Completed)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines