My Old Story

My Old Story

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, May 26, 2020
"Hari-hari mencemaskan, saat aku tak bisa mengatakan bahwa aku mencintaimu Apakah kau tahu tentang itu? Malam yang indah dari masa lalu ketika kita masih kekanak-kanakan Aku masih cinta kau orang yang kekanak-kanakan Malam ini, besok malam dan malam setelah itu Aku akan menunggu selamanya" - IU My Old Story
All Rights Reserved
#70
brian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Lovesick
  • Our (new) Page
  • SUNBAENIM [MEANIE]
  • I LOVE YOU TO THE MOON AND BACK || BINHWAN
  • erroneous (✓)
  • WHEN YOU'RE GONE! PANWINK VERSION
  • Deep in Love
  • Midnight Rain ; Meanie ✔️
  • Between Us (Vkook) END #Wattys2019

Bekerja sebagai penyiar radio membuat Brian banyak dikenali orang-orang, bahkan sosial medianya dipenuhi oleh beberapa penggemarnya yang terus-menerus memberikan pujian untuknya. Selain karena tampan, dia pun memiliki suara yang indah ketika bernyanyi. Mustahil jika pria tampan seperti Brian tak memiliki seorang kekasih, tentu saja dia sudah mempunyai satu nama yang membuat hari-harinya semangat dalam bekerja, yaitu Ara. Disisi lain, ada hati yang harus terluka karena menerima kenyataan kalau Brian telah menjadi milik seseorang. Ayana Kim. Rekan kerja Brian, salah satu staff Enam hari radio. Dia-lah saksi bisu ketika Brian tengah menyiar di radio, selain menjadi rekan kerja yang baik untuk Brian, dia pun lumayan dekat dengan Ara dan sering bertukar cerita meskipun topiknya hanya berputar pada Brian. Hingga tiba saatnya Ayana dibuat dilema, antara ingin memperjuangkan Brian atau melepaskan Brian untuk Ara. Dia tahu, kalau perasaannya pada Brian ini salah, tapi dia tak bisa melakukan apa-apa karena hati tak bisa memilih untuk jatuh pada siapa. "Ayana, ini ada bekal. Mau makan berdua sama aku, enggak?" tawar Brian. "Bo-boleh?" gugup Ayana. Brian terkekeh pelan lalu berucap, "Boleh dong, Ara yang masak dan suruh aku buat makan siang sama kamu." *** Cover by tiadesign_

More details
WpActionLinkContent Guidelines