Satu Pekan

Satu Pekan

  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
[On Going] . [Sinopsis] Teman kecil, mungkin itu sebutan yang paling tepat untuk mendeskripsikan hubunganku dengannya. Kunjunganku ke rumah nenek di musim panas tahun ini akan lebih berkesan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Setelah sepuluh tahun berlalu, akhirnya aku dapat melihat kedua manik matanya itu lagi. Dia, lelaki yang dahulu menjadi teman bermainku, yang selalu mengejarku sembari memanggilku kakak. Dia tak banyak berubah-ah, mungkin tingginya yang sangat berubah sejak terakhir kali kita bertemu, dan juga kulitnya yang bertambah gelap akibat terus berada dibawah terik matahari yang kian membakar. Selain itu, tak ada perubahan signifikan yang terlihat. Dia masih sama dengan dia yang terakhir kulihat saat kami masih kecil. Dia masih sama dengan dia yang dulu dengan jahil menyeburkanku ke sungai, yang berujung ocehan tak henti dari nenek dan ibu. Dia masih sama dengan dia yang dulu pernah menyodorkan setangkai bunga Lily yang ia petik sendiri, sembari menyatakan perasaannya-yang tentunya hanya candaan semata. Ah, dahulu kami masih terlalu kecil. Aku rindu masa masa itu. . Cerita ini dibuat hanya semata mata untuk menghibur. Cerita ini hanya fiktif belaka. Segala bentuk kesamaan nama tokoh, tempat, kejadian ataupun cerita, hanya merupakan kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. . [Bahasa Indonesia] . Dimulai : 27 Mei 2020 Selesai :
All Rights Reserved
#99
temankecil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALONENESS
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • My Cold Prince (END)
  • FRIENDzone (Completed)
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • Cerpen (✓)
  • Fire and Water [COMPLETED] ✔
  • Music ✔ [ Short Story ]
  • GRIZLEN {On Going}
  • Kalut ingin Tuntas[COMPLETED]
ALONENESS

Aku tak pernah merasakan apa arti CINTA. Yang aku tahu itu hanya sekumpulan bahagia sementara yang berakhir dengan sakit. Dia, orang yang ku perjuangkan. Tanpa kata. Tanpa banyak berucap. Aku hanya ingin dia. Walau aku tak pernah menatap matanya. Walau aku hanya melihatnya dari jauh. Aku tetap mengagumi sosoknya yang menurutku polos. Tanpa banyak gaya. Atau bisa dibilang seperti orang baik. Dan aku mencintainya dalam kesendirianku. Dalam diamku. Dan dalam imajinasiku. Aku menikmati semua aliran kejadian yang berputar setiap saat. Semua cerita yang aku rangkum menjadi sebuah kebahagiaan yang bahkan tak mampu aku utarakan. Sampai suatu saat, saat dimana semuanya mulai membaik, dia menghancurkan pertahananku dan membuat semua runtuh. Termasuk hati ku. Sampai suatu ketika banyak orang yang datang kekehidupanku dan membawa hatinya masing-masing. Awalnya hidupku mulai kembali bahagia, sampai ketika masalah kembali datang. ^^^ Cerita ini menceritakan tentang keluarga, persahabatan, dan cinta anak SMA. Menceritakan tentang penyesalan yang datang terlambat, penghianatan, hidup yang bukan seperti cerita novel, dan persahabatan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines