StepMother [JiTzu]

StepMother [JiTzu]

  • WpView
    Reads 59,622
  • WpVote
    Votes 5,728
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 23, 2022
[𝑶𝒏 𝑮𝒐𝒊𝒏𝒈✓] ',--JiTzu Story' "Sudah kubilang, bukan kodrat kita untuk saling mencintai!" Dengan intonasi yang terkesan menekankan sekali lagi, Tzuyu menjawab pertanyaan Jihyo yang memang sebelumnya sudah ia ulangi berkali-kali. "Lihatlah, kau selalu takut menghadapi dunia. Persetan dengan kodrat. Jika kita memang saling mencintai, maka biarkan perasaan itu berjalan sesuai dengan naluri." Suara wanita itu terdengar serak, ia turun dan memposisikan dirinya di depan Tzuyu. "T-tapi, aku masih belum siap menerima konsekuensinya." Dengan nada terdengar lirih Tzuyu memberi pernyataannya. Ditatapnya Jihyo yang kini memandangi dengan tatapan mengintimidasi. "Jika seperti itu, apa sepenuhnya aku salah jika ingin selalu berada di dekatmu dengan cara menikahi ayahmu?"
Creative Commons (CC) Attribution
#389
satzu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Old Love (TAMAT)
  • Roommate (SATZU) END.
  • FriendZone 2 ✔
  • WISHING (End)
  • One More Time (End)
  • [END] The Presdir Favorite geeky Woman
  • [END] surrogate bride
  • 𝐋𝐢𝐤𝐞 𝐀 𝐅𝐨𝐨𝐥 [𝐓𝐖𝐈𝐂𝐄] ✓

Apartemen ini cuma punya satu kamar...,"Taehyung menghela napas. Berbalik menatap Tzuyu sambil menyerahkan tas gadis itu. Di sambut Tzuyu dengan senyum kikuk. Setelahnya Tzuyu tetap diam dengan manik memindai apartemen bernuansa coklat dan krem itu. "Tempat ini dekat dengan kantor jadi aku memilihnya," ujar taehyung seolah paham pertanyaan yang bergulir di kepala istrinya. Sejenak mereka seolah di gantungkan di ruang sunyi. Membungkam mulut hingga jiwa sesak sendiri. "Aku...akan tidur di ruang tamu kalau begitu."ucapnya mantap. Taehyung diam. Mengangguk sekilas seolah tak peduli. Lalu meninggalkan Tzuyu tanpa sepatah katapun. Masuk ke kamar lalu membawa satu bantal dan selimut. Menyerahkannya pada gadis itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines