Nae Saranghaneun Man Hee

Nae Saranghaneun Man Hee

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, May 29, 2020
"Man Hee-a! Tunggu!" Ucap Hyun Ji. Man Hee menatap Hyun Ji, lalu terdiam. "Ada apa,oppa?" "Aku, aku menyukaimu!" Wajah Hyun Ji memerah. Man Hee tertawa lepas. "Hahaha, kau bercanda, tidak mungkin ada orang yang menyukai gadis berandalan sepertiku!" "Berhenti tertawa. Aku serius. Aku menyukaimu, dan aku ingin kau menjadi kekasihku," "Demi apapun itu, aku menyayangimu." Man Hee menghentikan tawanya. "Apa ia serius?" Tanya-nya dalam hati. Hyun Jin mendekati Man Hee. Ia memeluk gadis berambut pendek itu. "Hangat, dan nyaman." Ucap Hyun Jin saat ia memeluk Man Hee. "Ya! Ini sudah larut! Pulanglah kerumah kalian sendiri jika kalian ingin berpelukan!" seorang pria menatap Hyun Jin dan Man Hee jijik. "Ah, nee, ahjussi!" Balas Man Hee sambil membungkuk, memberi salam. "Hyun Jin Oppa, sudah malam. Aku ingin pulang." "Ayo pulang, memang ini sudah larut." Kata Hyun Jin sambil merangkul Man Hee menyusur gemerlapnya jalan ditengah kota Seoul malam itu. Apakah kalian percaya dengan kisah cinta mereka? Apakah Man Hee akan menerima Hyun Jin dengan tulus? Apakah mereka akan bersama?
All Rights Reserved
#46
soojin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Love Can Heal || NamJin [ END ]
  • Always Waiting for You
  • Memories in Seoul
  •  In a relationship √jaeminju [END]
  • High End Crush | JaeRen
  • Someday (Before We Meet)
  • Fall For A Weird Stranger (in Bahasa)
  • Weird Secretary & Crazy Boss (END)
  • || MY SECRETARY SECRET || END ✓||

[Sudah Terbit] ___ "Aku hanya ingin pulang ke rumah yang hangat, bukan tanah yang dingin." --- ⚠️WARNING Don't copy my story, please! Nulis cerita itu pakai waktu, tenaga, dan otak. Kalau anda cuma bisa copy paste, itu bukan kreativitas, itu cuma malas yang dibungkus berani. Hargai karya orang. Jangan ambil yang bukan milikmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines