WHY? |Fajri (UN1TY)

WHY? |Fajri (UN1TY)

  • WpView
    Reads 6,532
  • WpVote
    Votes 464
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing2h 2m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Tapi.. aku gabisa ninggalin kamu, ****" ucap Aji dengan raut muka yang murung. "Ji, ini sudah keputusan keluarga kamu.. aku gabisa ngelak lagi.." balas **** sambil berusaha tetap tegar di depan Aji, padahal di dalam lubuk hatinya ia ingin menangis sekencang" nya. "Ga. Pokoknya kita harus kabur.." ucap Aji dan langsung menarik tangan perempuan itu. "Gabisa! kamu gaboleh egois!" teriak **** sambil melepaskan pautan tangan mereka dengan kasar. #fajri #un1ty
All Rights Reserved
#1
shandy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Untuk Ayura
  • Lintang di Langit Kota Asing
  • sebelum hari itu berakhir
  • I'II Smile Even it is Hurts
  • Tania
  • Keana Denaya
  • My Arogan Boyfriend (Sudah Terbit)
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing

"If I couldn't be the one you chose, at least you knew I was there." Raffi Naradipta adalah nama yang hampir semua orang di sekolah kenal. Cowok dingin yang lebih sering diam daripada bicara, dengan tatapan tenang yang sulit ditebak dan wajah yang selalu berhasil mencuri perhatian. Banyak yang menyukainya, tapi hampir nggak ada yang benar-benar bisa mendekatinya. Sampai Ayura Raquelle Rahardja datang dan, entah bagaimana, berhasil menjadi pengecualian. Ayura bukan cuma berhasil mendapatkan perhatian Raffi. Ia berhasil menjadi seseorang yang Raffi izinkan untuk tinggal di sisinya. Bagi orang-orang, hubungan mereka adalah sesuatu yang sulit dipercaya. Raffi yang dingin dengan Ayura yang selalu punya cara untuk membuat suasana menjadi lebih hidup. Dua orang yang kelihatannya begitu berbeda, tapi entah bagaimana bisa saling menemukan. Namun, menjadi seseorang yang dicintai Raffi ternyata tidak selalu berarti menjadi seseorang yang dipilihnya. Ada hal-hal yang Ayura simpan sendirian. Luka yang perlahan membuatnya lelah, sampai akhirnya ia sadar bahwa bertahan tidak selalu berarti harus tetap tinggal. "Raf..." Suara Ayura terdengar lebih pelan dari biasanya. "Aku udah coba bertahan. Aku juga udah coba nerima semuanya. Tapi kayaknya aku udah nggak sanggup." Ia menghela napas, lalu tersenyum kecil meski matanya mulai berkaca-kaca. "Aku cuma mau pulang. Aku kangen Mama. Aku pengin ada di tempat yang bikin aku tenang." Ayura menatap Raffi cukup lama sebelum akhirnya berkata, "Jadi kali ini, aku mau pergi." Mungkin ini bukan tentang berhenti mencintai. Mungkin Ayura hanya sedang belajar bahwa terkadang, mencintai seseorang tidak cukup untuk membuatnya tetap tinggal. Dan bagi Raffi, mungkin kepergian Ayura akan menjadi pertama kalinya ia menyadari bahwa kehilangan seseorang tidak selalu dimulai ketika orang itu benar-benar pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines