Bandung, Merelakan | YuTae

Bandung, Merelakan | YuTae

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2020
Hidup itu sulit. Tidak ada yang mudah di dunia ini. Sekalipun hanya untuk mengedipkan mata, juga perlu usaha. Tentang kamu yang tidak diinginkan, tentang kamu pula yang banyak dituntut, dan tentang aku yang diabaikan. Bahagia itu apa? Bahagia itu yang seperti apa? Bahagia menurutku sederhana. Bisa memberikan kebahagiaan bagi mereka yang kusayangi. Walaupun aku tidak bahagia ketika melakukan hal itu.
All Rights Reserved
#468
nctff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MANAGER IDOL
  • 30 days
  • ENIGMA
  • Do Not Leave Me [JenoJaemin] ✓
  • Bayangan | Na Jaemin
  • Open Your Eyes {NCT Fanfiction}
  • My STEPBROTHER X Na Jaemin
  • Because I Love You
  • Bumi ; The Hurt
  • Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]

jalan cerita hidupku terkesan membosankan bahkan terlalu banyak kejutan yang hingga kini ku sadari menjadi suatu hal yang biasa saja bagiku.aku tidak pernah berfikir untuk hidup menjadi sosok yang banyak di kenal oleh banyak orang terlebih di kenal oleh mereka yang hidup sebagai sosok publig figur. Karena semasa hidupku hingga kini yang ada di benaku hanyalah bagaimana caranya untuk tetap bertahan hidup.karena kehidupanku tidak seberuntung orang lain.begitu banyak rasa sesal yang perlahan menjadi tanya dari sebuah rasa syukur yang terlupakan. tugasku adalah selalu ada untuk mereka.hingga rasa asing itu berubah menjadi terbiasa.terbiasa akan suasana yang terlalu baru untuk kehidupanku yang begitu banyak kejutan aku bahkan sempat bertanya-tanya,apa mereka tidak pernah beristirahat.bagaimana mereka bisa menikmati pekerjaan yang amat melelahkan ini.di saat aku bahkan rasanya ingin segera mengakhiri segalanya. dan aku juga tidak pernah mengaharapkan.bahwa aku akan menjatuhkan perasaanku pada salah satu dari mereka.aku hampir tidak pernah merasakan jantungku berdetak kencang.setelah kepergian imo.itu terakhir kalinya aku merasa jantungku memompa kencang bahkan rasanya akan meledak. dan aku sadar bahwa seharunya dalam status seorang manager.ia ibaratkan langit dan aku tanahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines