"True Love Never End"

"True Love Never End"

  • WpView
    LECTURAS 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 25, 2020
WpInfo
Poesía
Ada yang mengatakan cinta adalah perpanjangan kasih sayang tuhan untuk semua umatnya. Namun justru di saat dua orang saling mencintai kota-kotak pembeda menjadi hal yang bisa membuat dada sesak. Satu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu sejak lama, bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta, namun di takdirkan untuk tidak bersama. Aku dan kamu tidak bisa memaksa agar kebahagiaan berlangsung selama yang kita inginkan. Jika waktu telah usai dan perpisahan ini harus terjadi, apa yang bisa kita lakukan, masihkah ada waktu untuk kita bersama. Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan, jadi lanjutkan. Toh perjalanan cinta sejati tidak akan perjalan mulus, bukankah sejarah dunia menakjubkan bahwa tidak ada romantika kehidupan jika tidak ada resiko. Jika bisikan hatimu, mengatakan ada seseorang di balik bukit sana, menunggu dengan setia, menghargai apa arti cinta, tempuhlah jalan mendaki dan jemputlah cintamu. Tapi juga bersiaplah karena hati bisa jatuh dan terluka, merobek malam, menoreh seribu duka dan sayap-sayap pun patah, retak hancur bagaikan serpihan cermin berserakan bercampur baur dengan debu, patah tertusuk duri tajam. Kamu hanya bisa meratap mencoba menggapai-gapai sebuah pegangan. Begitulah cinta manisnya terasa karna resikonya pahit mengancam. Tapi jikapun jadi melangkah bersama, ingat, semua belum selesai. Karena memilih itu mudah yang bertahan itu yang lebih susah. Karena pada awalnya semua orang bangga pada pilihannya. Tapi pada akhirnya tidak semua orang setia pada pilihannya. Jadi, yang berhasil menentukan dan mendapat pilihan, ingat, ada yang lebih tidak mudah bertahan pada pilihan, sementara yang kandas, ingat satu, ajarkan bibirmu untuk tidak mencemooh, karena bibir dibuat untuk mencium bukan untuk menghina orang yang pernah kau cintai. Karena jika cinta di gariskan, orang yang terpisah bisa di persatukan kembali.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Our Journey To Love
  • Garis Singgung
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Narasi patah hati
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Perjalanan Cintaku...
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido