Masa Lalu Adalah Emas

Masa Lalu Adalah Emas

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Awalnya Andri berkenalan dengan teman di tempat dia tinggal dan dia pun menjadi akrab dengan dia. Tetapi secara tiba-tiba teman di tempat dia tinggal pindah rumah, Andri jadi sangat dingin setelah kejadian itu. Tetapi meskipun begitu Andri akan tetap mencari teman masa kecilnya itu. Apa dia berhasil menemukan teman masa kecilnya itu atau tidak? Ketika ia kelas 8, ia bertemu dengan Mika yang sifatnya sangat mirip dengan teman masa kecilnya itu tetapi suatu hari Rikka datang dan mengacaukan semua.
All Rights Reserved
#10
mempunyai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tiga tahun dalam diam
  • Pesan Singkat
  • True love At school
  • Amore
  • Perasaan yang Datang Tanpa Disadari
  • TITIK RINDU [ SELESAI ]
  • Story Of School
  • Always Be Happy With You Kak

Bagi seorang Nana, Dikta adalah sosok teman sekelas yang selalu berhasil mencuri perhatiannya sejak hari pertama masuk SMK. Nana menyimpan perasaannya rapat-rapat, mengagumi Dikta dari bangku belakang, menciptakan percakapan-percakapan imajiner di benaknya, dan berharap suatu saat Dikta akan menyadari keberadaannya lebih dari sekadar teman sekelas biasa. Sayangnya, Dikta terlalu asyik dengan teman-temannya, pelajaran, dan dunianya sendiri hingga tak pernah menangkap sinyal-sinyal halus (atau mungkin tidak terlalu halus) yang sering Nana kirimkan. Tiga tahun berlalu begitu cepat, dan ujian akhir semakin dekat, menandakan akhir dari masa SMK mereka. Nana dilanda kebimbangan yang semakin besar. Terus memendam rasa dan membawa penyesalan setelah lulus, atau akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya dengan risiko ditolak dan membuat suasana menjadi canggung di sisa waktu yang ada? Di tengah kegelisahannya, berbagai momen lucu, salah tingkah, dan terkadang menyakitkan terus mewarnai interaksi mereka di dalam kelas, semakin memperumit perasaan Nana dan membuatnya bertanya-tanya, akankah Dikta pernah tahu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines