Story cover for when the sun rises by PopiIgirisa
when the sun rises
  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
  • WpView
    Leituras 9
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
Em andamento, Primeira publicação em mai 25, 2020
Mentari grabelia🌞🌻
Gadis Penyuka bunga matahari,yang memiliki sifat dingin kecuali terhadap sahabatnya Dan keluarganya




Lion Alexander🌼
Pria Penyuka bunga dandelion, yang memiliki sifat periang Dan mudah tersenyum kepada siapa saja Dan menyeramkan ketika dia marah
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar when the sun rises à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Pertemanan di balik Kutukan [On Going], de AYA_MNK
28 capítulos Em andamento
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
BUALAN cover
Agape [FANTASI KERAJAAN] cover
(Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END) cover
Friendship Or Love cover
Obliviora [HIATUS] cover
Atasha cover
In The Depth Of The Forest cover
BOUND cover
GRADIOLA ( END ) cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover

BUALAN

29 capítulos Concluída

Bunga yang indah saat dia mekar namun tidak selamanya bunga itu akan mekar, Bintang yang menghiasi langit malam sangat indah namun sulit di gapai, dan Rembulan yang menyinari langkahmu di malam hari. manakah yang kamu inginkan? pilihlah salah satu karakter, itu dapat menambah keseruan saat membaca.