GEOGRAFI (Geo dan Graphien)

GEOGRAFI (Geo dan Graphien)

  • WpView
    Reads 3,350
  • WpVote
    Votes 1,179
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 17, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cover by graphic_cii Tahunya mereka pokoknya GEOGRAFI. Padahal Geografi itu nama humans di angkatan '16. Bertajuk salah satu pelajaran anak IPS yang harus dikuasai membuat orang yang mengenali bertepuk tangan gila! Bagaimana mungkin nama mendukung kebangetan tapi mereka malah nyasar duduk dengan bijaknya di kelas MIPA. Kisah mereka sama seperti namanya yang tak terpisah dan selalu menyatu. Persahabatan terjalin begitu eratnya melupakan fakta bahwa kadang rasa sayang mereka akan berubah ke arah lima huruf yang membuat sebagian besar orang mumet memikirkannya. Entah bagaimana mereka akan menghadapi situasi seperti itu di saat orang ketiga, keempat, kelima bahkan keseratus datang silih berganti menemani mereka dalam lingkup awan yang sama. Lanjutannya? Jelasnya? Akhirnya? Dan inilah kisah lengkap GEOGRAFI.
All Rights Reserved
#40
geo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Maze
  • IGNITES (END)
  • ZALLEO [On Going]
  • Satu Langkah
  • KELAS ABSTRAK
  • If I Don't Hurt You (END)
  • He is not My Best Friend (End)
  • Senja dan Angkasa
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}

Kalau Silla tahu lebih awal makna menjalin hubungan dengan Kenzo seperti apa, mungkin ia akan mempertimbangkannya lebih dulu. Mereka berpacaran tapi rasanya seperti cinta bertepuk sebelah tangan. Di awal mungkin Silla bisa menerima saja apa yang Kenzo lakukan. Sampai pada satu titik ia merasa lelah ditambah hadirnya sosok Adnan dengan segudang perhatiannya. Silla menyukai Kenzo tapi Adnan menawarkan manisnya kisah cinta remaja. Mampukah ia bertahan dengan sikap Kenzo yang terlampau dingin? Atau memilih berpindah hati pada Adnan yang humoris? ✍️✍️ "Dia bilang apa aja sama lo?" tanya kak Ken kesekian kali nya. "Kak Ken, tahu dari mana?" cicit ku menggigit bibir bawah. "Gue cowok lo bukan?" hardik kak Ken membuat ku mengerutkan dahi dengan dada yang terasa sesak. "Maaf." ✍️ ✍️

More details
WpActionLinkContent Guidelines