Ayo Dayo
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Bencana dianggap berkah Lalu berkah membawa petaka "Gak usah kedayo dek,disana bahaya" "Aku cuma mau mandi kak,tuh temen-temenku pada mandi semua" Dayo sebutan untuk sungai bagi desa Teluk,dimana banjir didesa lain menjadi bencana namun didesa ini menjadi berkah.Hingga suatu hari Banjir terjadi selama setahun penuh dan rupanya penunggu Dayo meminta tumbal anak perempuan berumur 10 tahun yang sudah menstruasi. Awal petaka muncul saat Ayu ditemukan dalam keadaan mengenaskan di Dayo,tubuhnya seperti mayat busuk.Semakin hari teror demi teror terus menghantui desa tersebut. since:26052020
All Rights Reserved
#59
air
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Merah ✔
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Lembah Arunika
  • Bisikan Hawa
  • JANGAN CUEK!
  • MARSELANA
  • I CAN SEE " THEM "
  • Your Soul "Chapter 2"
  • Destined for me 2
  • Para Bajingan Dan Perempuan Gila [END]

Kejanggalan terus Hana alami ketika tidak sengaja melihat anak baru yang melewati gudang."Eh, lo! Anak baru itu, ya?" ucapnya seraya berkacak pinggang. "Sini dong bantuin gue dulu. Bukain pintunya, mau ambil sapu lidi." Setelah pintu terbuka, sebuah buku diary merah terjatuh di depan keduanya. Membuat hidupnya penuh dengan kejutan yang tidak masuk akal. "Kalau gue balikin ke gudang semuanya bakal balik normal gak sih?" Namun, buku tersebut seakan tidak mau berpisah dengannya. Hana ingin menangis tatkala bukunya berada di atas mejanya lagi. Akankah keduanya dapat menemukan sang pemilik buku diary dan mengembalikannya atau terjebak dengan buku misterius itu selamanya? *** ©Selasa, 11 Februari 2025 @nurasfitasari14 Follow. Comment. Vote. Share.

More details
WpActionLinkContent Guidelines