Story cover for NIRVANA by AradeaPutra
NIRVANA
  • WpView
    GELESEN 28
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 2
  • WpView
    GELESEN 28
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 2
Laufend, Zuerst veröffentlicht Mai 26, 2020
Semenjak hari itu,

Aku telah dipilih menjadi seorang yang istimewa...
Aku bisa melihat apa yang orang awam anggap diluar nalar...
~Hantu? Arwah? Setan? Iblis?~
Apalah yang mereka ingin sebut.

Dia selalu mengejarku...
Awalnya aku merasa risih, akan hadirnya
Seiring berjalan waktu...
Kurasakan resah, tanpa hadirnya

Dia datang untuk mendapat sesuatu 
dan,
Dia kan pergi setelah mendapat sesuatu
Namun, dia menorehkan luka yang teramat

Tapi,
Setidaknya dia telah melindungiku...
Dia sudah berada di sisiku...
Dia pernah menguatkan dan melangkah bersamaku...
Dia tak membantah yang namanya 'cinta'
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie NIRVANA zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] von tiaxyl
28 Kapitel Laufend Erwachseneninhalt
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
Kutinggalkan dia karena Dia cover
Aku Tidak Ingin Seperti Ini cover
Cinta Dua Arah ( On Going )✨ cover
Mimpi atau Kenyataan cover
pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author) cover
Beri Aku Waktu cover
Mencari Sasha (COMPLETED) cover
Aku Milikmu cover
Kekasih Surgaku cover

Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ]

28 Kapitel Laufend Erwachseneninhalt

"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.