Ayo Cepet Kawin!

Ayo Cepet Kawin!

  • WpView
    Reads 2,746
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
[CERITA INI DITULIS OLEH TANGAN YANG TIDAK PERNAH KAU GENGGAM] [HARAP FOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA. KARENA BEBERAPA CHAPTER AKAN DIPRIVAT!] ________________ "Fan. Ayo kawin, ah!" Petang mencak-mencak, mencakar sampai mencekik leher Jofan adalah hal yang sudah bosan ia lakukan. Jofan hanya mampu memutar bola matanya. Bagaimana mereka kawin? Sedangkan umur mereka sangatlah tidak mendukung. Dituruti Petang sudah pastinya akan menjadi psikopat dengan predikat tertinggi di dunia. Namun, jika tidak dituruti akan lebih ganas perempuan itu. "Gimane mau kawin, Tang? Gue nyentuh lo aja, langsung ditendang gue-nya." Petang lupa, jika ia seorang phobia sentuhan laki-laki. Ia sering menyentuh Jofan secara tak sengaja, dan berakhir pada Jofan yang dirawat di rumah sakit tak sadarkan diri. Dan, bayangkan jika keduanya menikah? Mungkin saja Jofan akan berakhir pada mengembuskan napas terakhir. Maybe? Kisah pemanis sepasang manusia yang memiliki kelamin yang berbeda jenis. Belum resmi berpacaran, namun kedekatan keduanya lebih dari kata 'pacaran'. Merengek meminta cepat untuk dikawinkan padahal umur mereka yang dibilang masih belia. Romansa cinta masa putih abu-abu yang super-duper menguras emosi karena sikap bodoh keduanya. Bagaimana? Tertarik kah kalian menyelami kisah mereka hingga judul cerita akan menjadi kenyataan? Atau sebaliknya? (Plagiat harap menyingkir, karena cerita ini mengandung undang-undang penjeratan!)
All Rights Reserved
#161
phobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • JAM 3 SORE
  • ARGLADIS
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • BUKAN SALAH DI JODOHKAN
  • GILANG ABRAHAM
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • MEISYA
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Cinta Putih Biru (Slow Update)

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines