Ayo Cepet Kawin!

Ayo Cepet Kawin!

  • WpView
    Reads 2,755
  • WpVote
    Votes 405
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
[CERITA INI DITULIS OLEH TANGAN YANG TIDAK PERNAH KAU GENGGAM] [HARAP FOLLOW AUTHOR SEBELUM MEMBACA. KARENA BEBERAPA CHAPTER AKAN DIPRIVAT!] ________________ "Fan. Ayo kawin, ah!" Petang mencak-mencak, mencakar sampai mencekik leher Jofan adalah hal yang sudah bosan ia lakukan. Jofan hanya mampu memutar bola matanya. Bagaimana mereka kawin? Sedangkan umur mereka sangatlah tidak mendukung. Dituruti Petang sudah pastinya akan menjadi psikopat dengan predikat tertinggi di dunia. Namun, jika tidak dituruti akan lebih ganas perempuan itu. "Gimane mau kawin, Tang? Gue nyentuh lo aja, langsung ditendang gue-nya." Petang lupa, jika ia seorang phobia sentuhan laki-laki. Ia sering menyentuh Jofan secara tak sengaja, dan berakhir pada Jofan yang dirawat di rumah sakit tak sadarkan diri. Dan, bayangkan jika keduanya menikah? Mungkin saja Jofan akan berakhir pada mengembuskan napas terakhir. Maybe? Kisah pemanis sepasang manusia yang memiliki kelamin yang berbeda jenis. Belum resmi berpacaran, namun kedekatan keduanya lebih dari kata 'pacaran'. Merengek meminta cepat untuk dikawinkan padahal umur mereka yang dibilang masih belia. Romansa cinta masa putih abu-abu yang super-duper menguras emosi karena sikap bodoh keduanya. Bagaimana? Tertarik kah kalian menyelami kisah mereka hingga judul cerita akan menjadi kenyataan? Atau sebaliknya? (Plagiat harap menyingkir, karena cerita ini mengandung undang-undang penjeratan!)
All Rights Reserved
#54
phobia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MEISYA
  • GILANG ABRAHAM
  • Be My Medicine [REVISI]
  • Aku Adalah Lukamu
  • GRIZLEN {On Going}
  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • Aksara Lingga
  • ARGLADIS
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
MEISYA

"Papa, sepatunya kena wajah Meisya ...." "Cukup, Pa!" "Papa, Meisya kesakitan sekarang." "Meisya minta maaf." "Meisya mohon maafin Meisya ...." "Pa, kaki Meisya perih ...." "Tangan Mei juga perih, Pa." "Meisya gak akan bolos lagi, Pa. Meisya janji." "Semuanya sakit, Pa. Peluk Meisya saat kesakitan, Pa," pinta Meisya dengan bergetar. ---><--- Meisya Keyrila Cheryl, gadis kelas sebelas yang hidup dengan penuh rasa sakit. Sakit fisik, dan juga hatinya. Orangtuanya yang tak menganggapnya ada sangat membuatnya merasa benar-benar tak dianggap di keluarganya. Meisya hanya hidup bersama tiga kakaknya yang menyayanginya. Tapi karena suatu masalah, kakaknya menjauh dan membencinya. Bahkan tak jauh berbeda dengan orangtuanya yang tak menganggapnya ada. Walaupun begitu, Meisya begitu bersyukur karena ada laki-laki yang selalu ada untuknya. Menjaganya dan bersikap seolah Meisya adalah adiknya, walau dalam hatinya menyimpan rasa yang lebih. Siapakah laki-laki itu? Lalu penderitaan apalagi yang dialami Meisya? ---><--- Jangan plagiat ya, Sayang! Dosa loh!! Jangan lupa tinggalkan jejak!💙

More details
WpActionLinkContent Guidelines