Misi Kalisa (End)

Misi Kalisa (End)

  • WpView
    Membaca 27,069
  • WpVote
    Vote 2,567
  • WpPart
    Bab 47
WpMetadataReadLengkap Sab, Mar 27, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#309
osis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 365 Day's to Fall in Love
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • ON SIGHT (Completed)
  • THE CLIMB [Completed]
  • Arsyilazka
  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Sweet Combat
  • East sky first love
  • Amor Eterno

Mendapatkan tantangan dari Febian, Liora terpaksa harus menembak Regan, cowok yang dikenal paling pendiam di sekolahnya. Liora tidak ambil pusing akan tantangan tersebut, karena Liora tau Regan pasti menolaknya mentah-mentah. Tapi itu hanyalah pemikiran Liora seorang. "Sekarang kita pacaran, oke?" Kemudian Liora menghitung mundur. "Lima, empat, tiga..." "Oke. Kita pacaran," ucap Regan membuat Liora mengangguk. "Pilihan yang bagus kalo gitu gue balik dulu ya," "Eh? Gue kayaknya tadi salah denger dah." Liora tersadar dan tanpa sadar berteriak."Kok lo terima sih?!" Regan menatap Liora datar."Lo kira gue mau pacaran sama lo? Ultah gue tahun depan kita putus," Sekarang Liora tidak dapat berkata-kata apalagi. 🚫 Ada banyak kata-kata kasar dan diharapkan untuk tidak ditiru 🚫Dilarang plagiarisme karena itu hukumnya haram

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan