ISYARAT YANG TERJAWAB

ISYARAT YANG TERJAWAB

  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Blurb: Ruangan sidang sunyi. Hening, tanpa terdengar suara. Semua mata tertuju ke depan. Menunggu keputusan yang akan dibacakan. Hampir lima menit semua terdiam. Terlihat hakim ketua berdiskusi liat dengan para hakim anggota. Mereka berkasak-kusuk selama beberapa menit lamanya. Para hakim anggota berbicara. Membacakan pertimbangan, bukti, dan saksi-saksi mengapa vonis dijatuhkan. Halaman demi halaman dibaca bergantian dengan cermat, agar tidak ketinggalan satu kata pun. Hingga akhirnya, tibalah pada tahap yang ditunggu. Hakim ketua mengambil peranan terakhir. Penasaran akan jalannya persidangan di Indonesia yang mengambil sistem Eropa Kontinental? Bertanya-tanya apakah kasus perkosaan bertubi-tubi tanpa adanya pelaporan dari pihak korban, bisa dituntut? Semuanya dapat ditemukan dalam buku ini. Buku yang menyajikan kisah tentang Tashya, salah satu korban broken home, sekaligus kebiadaban ayah tiri, Sabda, yang berujung pada perkosaan. Novel ini mencoba menyajikan konflik hukum yang terjadi akibat broken home. Perceraian yang selalu mengorbankan segalanya. Ketika cinta dibalas dusta. Air susu dibalas dengan air tuba. Pun, noktah merah dalam perkawinan.
All Rights Reserved
#787
rumahtangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Allah, Masihkah Kau Bersamaku? [Telah Terbit]
  • Aku Yang Tak Dianggap
  • Dear, Mr. Duda
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Broken
  • AIRA [On Going]
  • Bertumpu
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • ABHIZARA (ON GOING)

Bisa langsung cek shopee atau Dm TELAH TERBIT di Glorious Publisher [Real Story] [Challenge30GP] [Aan Story's] Diangkat dari kisah nyata Kisah seorang remaja yang berjuang untuk hidupnya. Untuk orang yang dikasihnya. Dia menjalani hidup dengan penuh rasa sakit. Setiap langkahnya seolah tertusuk duri. Setiap ucapannya seolah sebuah kesalahan. Perjalanan hidupnya jauh dari kata bahagia. Bagaimanapun dia harus tetap menjalani hidupnya. Untuk kesekian kalinya dia berpikir : Allah, masihkah Kau bersamaku? Akankah dia menyerah atau terus berjuang? Dia masih belum punya arah tujuan dan masih tenggelam dalam kesuraman. Mampukah dia bertahan? *** Voment Guys!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines