ISYARAT YANG TERJAWAB

ISYARAT YANG TERJAWAB

  • WpView
    Reads 369
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 26, 2020
Blurb: Ruangan sidang sunyi. Hening, tanpa terdengar suara. Semua mata tertuju ke depan. Menunggu keputusan yang akan dibacakan. Hampir lima menit semua terdiam. Terlihat hakim ketua berdiskusi liat dengan para hakim anggota. Mereka berkasak-kusuk selama beberapa menit lamanya. Para hakim anggota berbicara. Membacakan pertimbangan, bukti, dan saksi-saksi mengapa vonis dijatuhkan. Halaman demi halaman dibaca bergantian dengan cermat, agar tidak ketinggalan satu kata pun. Hingga akhirnya, tibalah pada tahap yang ditunggu. Hakim ketua mengambil peranan terakhir. Penasaran akan jalannya persidangan di Indonesia yang mengambil sistem Eropa Kontinental? Bertanya-tanya apakah kasus perkosaan bertubi-tubi tanpa adanya pelaporan dari pihak korban, bisa dituntut? Semuanya dapat ditemukan dalam buku ini. Buku yang menyajikan kisah tentang Tashya, salah satu korban broken home, sekaligus kebiadaban ayah tiri, Sabda, yang berujung pada perkosaan. Novel ini mencoba menyajikan konflik hukum yang terjadi akibat broken home. Perceraian yang selalu mengorbankan segalanya. Ketika cinta dibalas dusta. Air susu dibalas dengan air tuba. Pun, noktah merah dalam perkawinan.
All Rights Reserved
#4
seoranganak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • AIRA [On Going]
  • Allah, Masihkah Kau Bersamaku? [Telah Terbit]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Bertumpu
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT
  • Not Home [TAMAT]
  • Dear, Mr. Duda
  • Broken

The Winners Wattys2018 Catergories The Contemporaries Based On True Story Terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang saya ceritakan kembali dengan sudut pandang penulis. Nama tokoh dan tempat kejadian disamarkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. **** Bagaimana jika suatu kepercayaan dan kesetiaan dikhianati oleh dua orang yang sangat kamu cintai? Tidak ada kata lain selain ikhlas dan sabar dalam menghadapinya. Nasi sudah menjadi bubur, apa yang telah terjadi tidak bisa diubah kembali dan waktupun tidak bisa diputar kembali. Andaikan waktu bisa diputar ulang maka tidak akan pernah ada kata penyesalan. Hari menjelang pernikahan yang biasanya ramai dengan canda tawa serta senyum kebahagiaan, harus rela berganti dengan tangisan memilukan serta penyesalan seumur hidup. Ketika menjelang hari di mana Sekar akan melaksanakan Ijab Qabul pernikahannya. Dia dikejutkan dengan teriakkan sang ibu ketika mendapati kakak perempuannya-Kasih, yang telah bersimbah darah karena memotong urat nadi pergelangan tangannya sendiri. Selanjutnya dia dikejutkan kembali dengan kenyataan bahwa kakak perempuannya tengah hamil. Dan yang paling membuat Sekar terpukul, ketika mengetahui ayah dari bayi tersebut, tidak lain adalah calon suaminya sendiri-Dimas Aditya. Ucapan bahagia berubah menjadi bisik-bisik menjijikkan serta tatapan kasihan yang diberikan oleh sanak saudara serta para tetangga pada Sekar. Malu. Tentu saja Sekar malu, kecewa bahkan marah. Tetapi haruskah dia marah bila melihat wajah kedua orang tuanya yang telah lebih malu. Belum lagi dengan gunjingan dari kerabat dan tetangga tentang Kasih yang tega merebut calon suami adiknya sendiri. Bagaimana Sekar bisa menghadapi semuanya? Bisakah kata ikhlas dan sabar mengobati luka hatinya? Based On True Story ----- Copyright © November 2016 | Vea Aprilia | All Rights Reservered Dont copy-paste my Story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines