i'm just tired

i'm just tired

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
Reka Anaya, merupakan gadis korban bully di masa-masa sekolahnya. hidupnya penuh kesengsaraan dan menyakitkan. Bahkan hingga dewasa, ia tak sanggup melupakan hal-hal yang membuat dirinya trauma. Sampai suatu hari, ia bertemu salah satu perempuan yang sering sekali membully dan menyakiti dirinya. ia bernama Silfina Mahara. Lantas, apakah Silfina masih mengingat Reka? apakah dirinya telah berubah dan mampu untuk meminta maaf atas apa yang selama ini dia perbuat?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Air Mata Elara
  • Distorted Life
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Bad Boy Erlangga
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]
  • ANTAGONIS ALVASYA [ON GOING]
  • A Hundred Days Closer [On Going]
  • Lingering Sadness
  • 𝐑𝐈𝐍𝐃𝐔 𝐀𝐘𝐀𝐇

Qaella Brawijaya, gadis sederhana yang hidupnya penuh dengan luka dan perjuangan. Sejak ayahnya meninggal, hidupnya berubah drastis. Bersama ibunya, ia menghadapi kerasnya dunia. Di sekolah, Qaella menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menganggapnya bodoh dan tak berguna, namun ia selalu mencoba bangkit meski air mata sering menjadi teman setianya. Di tengah semua kesedihan itu, Qaella dipertemukan dengan Kevin Adrian, seorang pria yang tampak sempurna di mata semua orang. Kevin adalah siswa yang populer, cerdas, dan penuh kharisma. Tapi di balik senyum dan popularitasnya, Kevin menyimpan luka yang tak banyak orang tahu. Luka yang membuatnya merasa ia dan Qaella mungkin tak berbeda jauh-sama-sama berjuang melawan kesepian. Pertemuan mereka perlahan mengubah segalanya. Qaella menemukan harapan baru, sementara Kevin menemukan seseorang yang akhirnya mengerti dirinya. Bersama, mereka mencoba menyembuhkan luka satu sama lain. Namun, apakah dunia akan membiarkan mereka bahagia? Atau akankah luka-luka lama kembali menghantui mereka? "Kadang, yang terlihat kuat sebenarnya adalah yang paling rapuh. Dan yang terlihat rapuh, bisa jadi yang paling kuat." -qaella Brawijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines