Crazy Sibling's [END]

Crazy Sibling's [END]

  • WpView
    Reads 26,517
  • WpVote
    Votes 2,241
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 3, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Start : 6 June 2020 Finish : 11 Feb 2022 (tw ; krinj)
All Rights Reserved
#386
hali
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ✧Ayo Semuanya Sayang Ni-ki!✧ | NI-KI ENHYPEN (✓)
  • Oneshoot(s) 🔞
  • Back || Enhypen
  • treasure family Gemoy<3
  • GAIRAH MEMBARA: Kombinasi Kisah² Dewasa
  • #BoBoiBoy30DaysChallenge
  • NAKAL🔞🔞
  • Orphanage | &TEAM & ENHYPEN
  • Whispers In The Dark
  • SLAVE🔞 (END)
  • Fate And Hate - Nishimura Riki
  • Jeno Boypussy
  • Jeno Boypussy | One shoot
  • ONESHOOT 1821+
  • Anak IndiHome 2 | TXT
  • felix!!!
  • ONE SHORT STORY 21+
  • ║-𝑵𝒆𝒕𝒓𝒂
  • Kim Sunwoo
  • Dead shift : Divisi arwah | SELESAI

Menceritakan kisah kehidupan bungsu dari keluarga Lee, yaitu Lee Ni-ki, yang dibenci oleh keluarganya sendiri-terkecuali tiga kakaknya yang masih menyayanginya. Semua berawal saat Ni-ki yang baru berusia empat tahun merengek meminta es krim, padahal jarum jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Ayahnya yang tak tega melihat sang anak menangis terus-menerus akhirnya menuruti keinginan itu. Ni-ki memang memiliki riwayat asma sejak kecil dan daya tahan tubuh yang lemah dibanding saudara-saudaranya. Namun, di perjalanan pulang, mobil yang dikendarai sang Ayah tiba-tiba kehilangan kendali karena rem blong. Dari arah berlawanan, sorot lampu menyilaukan muncul, dan dalam sekejap-tabrakan tak terelakkan. Malam itu menjadi malam paling kelam bagi keluarga Lee. Kecelakaan itu menewaskan tiga orang, termasuk sang Ayah. Hanya Ni-ki dan Bundanya yang selamat, meski keduanya mengalami luka berat. Namun, takdir seolah belum berhenti di situ. Janin di kandungan sang Bunda yang saat itu berusia beberapa bulan tak berhasil diselamatkan. Ni-ki dirawat berbulan-bulan di rumah sakit dan sempat koma selama sembilan bulan. Saat akhirnya membuka mata, semuanya tampak sama-Bunda masih di sisinya, kakak-kakaknya menyambut dengan senyum lega. Tapi kehangatan itu perlahan pudar setelah kedatangan nenek dari pihak Ayah yang menginap selama seminggu. Sejak saat itu, segalanya berubah. Tatapan penuh kasih berganti dingin, rumah yang dulu hangat kini dipenuhi bisik kebencian. Dan di tengah semua itu, Ni-ki tumbuh dengan satu pertanyaan yang tak pernah terjawab: ​​"Mengapa bertahan hidup justru membuatnya dianggap bersalah, seolah hidupnya adalah kesalahan yang tak bisa diampuni?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines