My Sweet Boyfriend

My Sweet Boyfriend

  • WpView
    LECTURES 128
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juil. 4, 2020
"Buku itu telah usang,seperti kisah seseorang yang menunggu di ambang penantian" Menunggu adalah kata kata yang selalu menyertai kehidupannya. Rasa cinta pada gadis itu semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Happy reading! ^-^
Tous Droits Réservés
#187
sempurna
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Restore Me | TAMAT✔
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • TOUCHED (End)
  • [END] Blind Rainbow
  • Aksara Bercerita
  • Narasi patah hati
  • Kisah Aku
  • harapan yang pupus

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu