Mau Kemana? [COMPLETED]

Mau Kemana? [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 1,689
  • WpVote
    Votes 278
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang menginginkan mempunyai perasaan lebih pada teman lawan jenis, baik itu aku, ataupun kalian. [Ini adalah cerita pertamaku, hehe. Terima kasih sudah mampir] Publish : 1 Juni 2020 Tamat : 25 Juli 2020
All Rights Reserved
#98
iloveyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • MY SEQUOIA [COMPLETED] ✔
  • Kayla in Love (END)
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  •  Tunggu Aku Dirumahmu Ukhti
  • [DCRe-2] Senja Kelabu
  • BIGASHA |-END-|
  • Jannah.
  • Restu Tuhan

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines