Al (Alliegra&Alleigra)

Al (Alliegra&Alleigra)

  • WpView
    Reads 1,884
  • WpVote
    Votes 149
  • WpPart
    Parts 70
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 16, 2023
Semua telah berubah hanya dalam semalam. Tidak ada lagi ucapan selamat malam, tidak ada lagi secangkir coklat caramel dan setoples keripik kentang di ruang tengah, tidak ada lagi pesta piyama di setiap malam minggu. Anna kehilangan semua hal tentang keluarganya, semua tentang ayah telah berubah. Bahkan, nama Anna tak lagi pernah disebut disetiap hari-hari ayah. Pilar keluarga Anna telah roboh, menelan seluruh isi rumah. Bukan karena tak lagi bias diselamatkan, tapi karena mereka yang tak ingin diselamatkan. "Terimakasih untuk tujuh tahunnya ya, Ayah." "Al? Ayah sudah punya tempat pulang yang lain. Judul kisah cinta ayah dan ibu juga sudah ayah ganti. Kamu tau? Kisah itu sama dengan kisah ayah yang bersama ibu dan memiliki tiga orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Hanya saja; di dalam kisah itu, bukan aku anak perempuan terakhir ayah" Ucap Anna. "Jangan marah sama ayah ya, Al?" "Kenapa? aku nggak suka ayah marahin kamu" Tanya Al "Karena luka ayah lebih sakit. Ayah kehilangan ibu, perempuan yang ayah cinta, separuh jiwa ayah. Dan ibu rela ninggalin ayah karena milih melahirkan aku. Jadi luka ayah lebih sakit, daripada luka yang di sini" Anna menunjuk tepat pada dadanya, tempat dimana kesakitan yang selama ini menjadi lukanya. "Sampai nanti ya, kalau hati kita sama-sama sudah membaik. Dan saat hari itu datang nanti, ayo kita bertemu lagi. Aku sayang kamu." "Alliegra?" "Kita berdua tidak akan baik-baik aja, dan hati kita tidak akan pernah sembuh jika sengan cara seperti ini" Lirih Alli. Sumber gambar : Pinterest
All Rights Reserved
#50
saudarakembar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Paradise
  • DANADYAKSA
  • HILANG [Segera Terbit]
  • AIRA [On Going]
  • 27 FEBRUARI

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines