Pura Pura Cinta

Pura Pura Cinta

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, May 27, 2020
Jangan membuat dirimu seolah-olah menginginkanku. Jangan membuat aku melayang diatas awan bila kau hanya bercanda. Kau tahu,hati ini begitu mudah terbuai rayumu. Jangan hanyut kan aku dalam sebuah sungai cintamu. Jelas saja katamu,bila memang hanya bermain. Katakan saja,tak apa hati ini hancur namun sekejap. Daripada hancur perlahan tentu lebih terasa. ~Renyta.sk
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALISHA (end)
  • TEMAN
  • BUNGA TERAKHIR [REVISI]
  • La Douleur Exquise (END)
  • Will You Be My Love Rain?
  • Where's Home
  • Where to
  • Dendam Cinta Tuan Sagara

Kamu datang dalam kehidupan ku, membuat hati ini menumbuh kan benih-benih cinta, tapi kenapa ketika aku sudah mencintaimu kau malah pergi? Kau membiarkan hati ini mati tuk sementara bahkan mungkin tuk selamanya. Tapi kenapa? Kenapa kini kau datang lagi? Kau membuat hati ini kembali hidup, kau membuat cinta ini bersemi. Dan bodohnya aku menerimamu lagi, aku melupakan bagaimana susahnya menahan rindu akan dirimu. Dengan bodohnya aku melupakan bagaimana susahnya menghidupkan hatiku yang telah lama mati. Aku bahagia, aku senang dan aku takut. Takut, apakah kamu yang aku kenal dulu adalah orang yang sama yang sedang berdiri di depanku. Ketika matamu yang selalu meneduhkan bagiku menatap kedua mataku, dan ketika bibirmu mengucapkan kata-kata yang seakan menyengatku. Kini aku sadar, bahwa posisi ku dihatimu kini sudah tergantikan oleh orang lain sehingga aku hanyalah kenangan yang tak akan lama lagi akan hilang dari memori otakmu. Tapi kenapa? Kenapa meskipun aku tau bahwa aku hanyalah sebatas kenangan tapi hatiku tidak pernah melupakanmu?. Ini menyakitkan, ketika orang yang kau cintai mencintai yang lain dan kau tidak bisa melupakan dirinya, padahal kau tau bahwa ia adalah orang yang menyakitimu, ia adalah alasan kamu menangis setiap malam. Kenapa? Kenapa? Kenapa aku begitu mencintai mu??.

More details
WpActionLinkContent Guidelines