I Wanna Be With You

I Wanna Be With You

  • WpView
    Reads 551
  • WpVote
    Votes 245
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 26, 2021
"Aku bingung Rey, seberapa penting sih aku buat kamu?" "Kamu PENTING!" Gadis tersebut tertawa renyah, mendengar penuturan kekasihnya. "Penting? Tapi nyatanya kehadiranku tidak sepenting itu." "Kamu kenapa sih?" "Kamu tahu Rey... semua rasa itu ada batasannya kadang aku capek Rey... aku berada diantara dua pilihan bertahan atau meninggalkan." "Buat rasa itu tidak ada batasannya, kalau capek istirahat tapi jangan memilih pergi." "Kamu egois! Dan aku terlalu bodoh!" . . . . . . . Hai ini cerita pertama aku.... Jangan lupa vote and comment Mapir juga yuk di ig author: fithesecret Love you All Cover: pinterest .
All Rights Reserved
#152
ale
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Rannia√
  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • COMPLICATED✔️
  • Caramel
  • Still With You
  • CINTA YANG NYATA
  • AURELLIE
  • AL AL GANG [Complicated]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines