Story cover for Briensi by KinantiAnindia
Briensi
  • WpView
    Reads 1,062
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 1,062
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published May 27, 2020
Bocah laki-laki yang identik dengan bola basket kumalnya itu tumbuh menjadi seorang remaja laki-laki idaman para perempuan di sekolahnya, SMA Bintang

Bryan Johannes Arlanda hanyalah siswa berkehidupan normal bersama dengan kelima teman-temannya sejak kelas 9 SMP.

Namun, siapa menyangka. Siswa sedikit brandal itu mempunyai kisah prihatin dibalik kehidupan bahagianya sekarang. 

Siswa pindahan dari Malaysia itu membawa kembali ke 12 tahun yang lalu. Menguak kembali semua fakta yang tak pernah ia bayangkan pedihnya. 

Andai Bry mengetahuinya sejak dulu.

"Kamu penjahat, Bry!"

Ah, bahkan Bry tidak sanggup membayangkan itu.

Welcome to the Briensi.
All Rights Reserved
Sign up to add Briensi to your library and receive updates
or
#117bryan
Content Guidelines
You may also like
Untukmu Raveena by Heni_Su
49 parts Complete
Raveena seorang gadis berkacamata yang memiliki sifat pemarah. Ia biasa dipanggil dengan sebutan Ra dan juga Veena. Jika ada yang tidak sesuai dengan keinginannya, harus bersiap untuk diteriakin dan diomelin oleh gadis satu ini. Namun, diam-diam Raveena menyukai Delon, cowok paling ganteng di sekolahnya. Tapi hal tak terduga terjadi Delon menyukai Vera, seorang gadis cantik yang setelah diteliti merupakan gadis bermuka dua yang membuat Raveena kesal setengah mati. Suatu ketika, datang seorang cowok pindahan ke sekolahnya, namanya Bryan. Ganteng sih, namun kok menyebalkan yah? Terlebih, cowok itu ternyata menyukai Raveena? Padahal banyak cewek yang berusaha mati-matian untuk mengejar cowok itu. Namun, pada akhirnya mereka memutuskan untuk berpacaran karena sebuah kesepakatan. Lumayan kan? Raveena bisa menjadikan Bryan sebagai pelampiasan dari rasa sakit hatinya, sedangkan Bryan bisa berdekatan dengan gadis yang disukainya. Lambat laun, sikap manis dan sayang cowok itu membuat Ravenna mulai menyukainya. Namun, tanpa diduga ada hal yang disembunyikan oleh Bryan hingga cowok itu memutuskannya membuat Raveena sakit hati. "Ra, lupain gue. Jangan suka lagi sama cowok brengsek kayak gue!" Raveena dengan air mata menggenang pun menjawab, "Kenapa? Kenapa harus lo yang nyakitin gue pada akhirnya?" Akankah mereka kembali bersama? Vote! Vote! Jangan lupa kalau baca! (Judul sebelumnya Break up With Grumpy Girl) [Don't Copy My Story] #725 Teenlit 19/9/20 #19 break 3/11/20 #13 choice 8/10/20 #343 Boy 1/11/20 #119 Perasaan 1/11/20 #7 pedih 24/10/20 #51 Air mata 1/11/20 #165 Ganteng 1/11/20 #381 Young adult 11/10/20 #64 kisah sma 2/11/20
You may also like
Slide 1 of 10
Giant Baby [COMPLETED] cover
Nona A dan Tuan B (On going)  cover
Untukmu Raveena cover
Meet Me at the Basement cover
Love's Serendipity cover
Arlan (Selesai Dirombak) cover
Fake Love cover
School Wala Love [Ongoing] - { JJk } cover
Stolen [2] - Can Promise You Nothing cover
Ay & Ar  cover

Giant Baby [COMPLETED]

58 parts Complete

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.