Puisi Senja dan Malam Hari

Puisi Senja dan Malam Hari

  • WpView
    Reads 6,654
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 31, 2020
Sebuah kumpulan puisi yang menggambarkan suasana senja dan malam hari yang terasa sangat indah yang menyimpan sejuta cerita dibaliknya.. Bagi segelintir orang-orang tua, Senja adalah waktu yang dilarang untuk berada di luar rumah.. Namun, sebenarnya senja adalah waktu yang tepat dalam beristirahat sambil meminum kopi atau bersenda gurau dan menikmati matahari senja.. Entah penting atau tidak, senja bisa di nikmati seorang diri maupun bersama orang-orang terkasih.. Senja juga waktu yang tepat untuk mengutarakan semua keadaan hati kita dalam menjalankan kehidupan ini.. Maka, saya akan membuat puisi puisi tentang keadaan saat senja maupun malam hari.. • Selamat menikmati puisi saya 🙏🏼 • Jangan lupa untuk komen ya.. saya sangat membutuhkan saran kalian 😊
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arsa senja dan kenangan bersamamu
  • Fragmen
  • Jendela Rasa ✔
  • VALESA (END)
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]
  • SMARA DIKTA
  • Untaian Aksara | Na Jaemin
  • TAK SEINDAH JINGGA
  • TENTANG RASA
  • AFORISME

Arsa selalu percaya bahwa senja adalah waktu terbaik untuk mengenang-dan Senja, perempuan yang pernah mengisi hidupnya, adalah kenangan terindah yang tak ingin ia lupakan. Mereka berbagi tawa, impian, dan janji yang seakan abadi. Namun, takdir berkata lain. Cinta mereka diuji oleh jarak, ego, dan luka yang tak terhindarkan. Di antara lembaran-lembaran puisi yang ia tulis, Arsa merangkai kembali kisahnya bersama Senja. Setiap kata adalah potongan kenangan yang tak ingin ia buang, meski hati tahu bahwa tak semua yang indah harus bertahan selamanya. Saat perpisahan menjadi nyata, Arsa harus memilih: bertahan dalam bayangan masa lalu atau melangkah menuju hari esok tanpa Senja di sisinya. Akankah Arsa mampu merelakan cinta yang telah berlalu, atau justru tenggelam dalam kenangan yang semakin menyakitkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines