Shackles

Shackles

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2020
"Ketika kita bertemu kembali, ku harap kali ini takdir tak membuatku lelah dengan permainannya." • Cinta masa kecil-pasti banyak yang mengalaminya-merasa mencintai teman sepermainan tapi tak mengerti bagaimana cara mengungkapkannya. Cerita klise seperti itu pun dirasakan oleh Dira. Ya, dirinya menaruh hati pada Dirja-teman masa kecilnya. Meski sulit bagi Dira untuk merahasiakannya, tapi perasaan itu terus tumbuh membelenggu bahkan sampai keduanya berpisah. Tapi, takdir seolah mempermainkan Dira. Saat Dira berusaha melupakan cinta masa kecilnya itu, takdir malah merencanakan pertemuan dua anak manusia itu-Dira dan Dirja. Entah apa yang akan terjadi, Dira hanya bisa berharap bahwa hatinya tak pernah terluka lagi.
All Rights Reserved
#265
dira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amami
  • My Disaster Boyfriend
  • [✓] Second Time
  • HALAI-BALAI | Antagonist Husband LENGKAP (SELESAI) TERBIT
  • FAKE BOYFRIEND [Completed]
  • YOU ARE MY ACCIDENT
  • Red Velvet & Sunrise
  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
Amami

Riksa hanya anak badung dan biang onar di sekolahnya. Dia bebas melakukan apapun yang dia mau. Memang siapa yang akan melarangnya? Orang tua? Tidak ada. Bahkan baginya, rumah sudah bukan lagi tempat Riksa untuk pulang. Orang tuanya berpisah dan bodohnya lagi papanya masih mengharapkan istrinya kembali. Sedangkan mamanya... entahlah, mungkin wanita itu kembali pada cinta pertamanya. Atau bahkan lebih baik ia tidak usah kembali. Karena terakhir kali bertemu, mamanya hampir membuat nyawa Ester melayang. Namun di dalam hati, Riksa masih menginginkan kehangatan dan cintanya kembali lagi seperti dulu. Diam-diam berdoa dalam dan meminta waktu untuk bisa ia putar kembali. Tapi Riksa sadar, hal itu tidak akan terjadi karena ia bukan Tuhan. Sekarang lelaki itu hanya berharap bahwa suatu saat ada seseorang yang akan datang membawa cintanya yang hilang, sesuatu yang dulu sempat Riksa buang, sesuatu yang pernah Riksa lupakan, sesuatu yang dulu sempat ia rasakan di tengah keluarganya yang saat ini telah hancur. Jika seseorang itu mampu memberikannya semua itu dan memberikan satu hal lebih lagi pada Riksa, ia berharap orang itu pun mampu memperbaiki dirinya yang kini telah rusak serta mengisi kekosongan hatinya. Tapi selama waktu itu akan datang, Riksa harus berbuat apa? Apakah seseorang itu memang akan datang padanya? Jika tidak, dia harus bagaimana? Apakah Riksa harus terus berdoa pada harapan semu hingga akhir masa hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines