JEDA
  • WpView
    Leituras 59
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, mai 31, 2021
Seringkali cara terbaik mencintai adalah merelakannya pergi. Dalam mencintai, Ada beberapa hal yang harus benar-benar dipahami- salah satunya, Untuk tidak memaksanya tinggal, ketika ia sudah berniat melepaskan. Cinta bukan paksaan, bukan? Nasihat lama pernah berkata padaku; "jika ia tidak menjadikanmu alasan untuk tinggal, jangan menjadikan dirimu sebagai rumah" Sekarang, aku mengerti. Menjadi terbaik, untuk orang yang tepat. Memberi sabar, hanya untuk orang yang bersedia menghargainya. Kadang, cinta hanya semudah itu. Aku hanya mau cinta yang sederhana, cinta yang selalu menjadikan aku tempat tinggalnya. Pada bahasa ketulusan, seringkali yang dilahirkan adalah kekecewaan. Memaknai mencintai, seringkali yang hadir adalah ikhlas untuk menerima kehilangan. Aku selalu jatuh hati kepada caranya mencintai, pun dengan caranya pergi. Seolah hatiku, Menjadi taman bebas untuk tempatnya bermain-main. Kini, telah sampai aku pada perasaan paling lapang, ketika waktu telah meminta aku melepaskan sebagai salah satu cara untuk berjuang. Pada akhirnya, kita hanya ditakdirkan sebagai sepasang sementara.
Todos os Direitos Reservados
#98
matahari
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Cinta tak keliru (END)
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Sekali Lagi (End)
  • Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • BITCH
  • Marry With My Senior ( SUDAH DIBUKUKAN DAN TERSEDIA DI APLIKASI DREAME)
  • DikaRanggi

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo