Seringkali cara terbaik mencintai adalah merelakannya pergi.
Dalam mencintai, Ada beberapa hal yang harus benar-benar dipahami- salah satunya, Untuk tidak memaksanya tinggal, ketika ia sudah berniat melepaskan.
Cinta bukan paksaan, bukan?
Nasihat lama pernah berkata padaku;
"jika ia tidak menjadikanmu alasan untuk tinggal, jangan menjadikan dirimu sebagai rumah"
Sekarang, aku mengerti.
Menjadi terbaik, untuk orang yang tepat.
Memberi sabar, hanya untuk orang yang bersedia menghargainya.
Kadang, cinta hanya semudah itu.
Aku hanya mau cinta yang sederhana, cinta yang selalu menjadikan aku tempat tinggalnya.
Pada bahasa ketulusan, seringkali yang dilahirkan adalah kekecewaan.
Memaknai mencintai, seringkali yang hadir adalah ikhlas untuk menerima kehilangan.
Aku selalu jatuh hati kepada caranya mencintai, pun dengan caranya pergi.
Seolah hatiku, Menjadi taman bebas untuk tempatnya bermain-main.
Kini, telah sampai aku pada perasaan paling lapang, ketika waktu telah meminta aku melepaskan sebagai salah satu cara untuk berjuang.
Pada akhirnya, kita hanya ditakdirkan sebagai sepasang sementara.
Ada bagian yang diprivate. Sebelum baca follow dulu.
--Love You All--
Keytha Darmawan--
Takdir yang membuatku masuk kedalam dunia penuh dengan kemaksiatan. Aku benci hidupku, aku benci ditakdirkan hidup bila hidupku hanya penuh desahan lelaki hidung belang. Aku benci Tuhan yang selalu membuatku semakin sepi. Aku benci dunia ini. Adakah dirimu yang begitu mencintaiku tanpa melihat wajahku yang cantik, tubuhku yang seksi, dan hartaku yang berlimpah. Maukah kau dengan aku yang hina? Maukah kau dengan ku yang sederhana? Maukah kau dengan ku yang sudah tidak cantik lagi? Maukah kau mendekapku yang menangis? Maukah kau menciumku yang tersakiti? Maukah kau menuntunku kepadamu yang ku cintai? Dan maukah kau bertahan dengan hidupku yang malang ini?
Reyfano Achmad Dirgantara--
Entah apa yang harus kulakukan. Berulangkali aku sudah putus asa dengan hidupku yang selalu disakiti oleh seorang wanita. Aku tidak peduli dengan kau yang hina. Aku tidak peduli kau berasal dari keluarga kaya, keluarga sederhana, atau bahkan keluarga miskin. Aku tidak peduli kau yang cantik atau pun tidak. Asalkan semua itu ku terima darimu yang benar-benar mencintaiku dengan tulus. Aku akan memelukmu disaat kau menangis. Aku akan menciummu disaat kau tersakiti. Aku akan menuntunmu padaku yang saat ini menunggumu dengan cintaku. Aku akan membuat hidupmu yang terasa sepi akan menjadi lebih berwarna.