We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ghost In Love

Ghost In Love

  • WpView
    Reads 773
  • WpVote
    Votes 179
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Sudah cukup sosok hantu ini membingungkan Dendra, lalu- "K a m u" Wushhhhhhhhhhhhhhhhhhh Angin,kilat bersamaan dengan sosok hantu itu mengeluarkan cahaya hitam. Dan anehnya hantu tersebut menghilang. Sungguh aneh. Dendra sangat ketakutan kringat dingin bercucuran bersama hawa panas di dalam dirinya karena ikatannya yang terlalu keras. Seketika temannya yaitu Vallen,Braga, dan Medes datang. Dan tunggu, sebelum hantu itu tiba-tiba menghilang dia sempat berucap 'Kamu' itu artinya yang di maksud kamu adalah Dendra. "Dendraaa"tanya Braga dengan berlari menuju Dendra bersama Medes. "Dra lo gak papa kan?" Tanya Vallen lagi dengan perasaan cemas. Namun yang di tanya tidak menyaut sama sekali. Vallen mencoba untuk membuka tali yang diikatkan oleh hantu itu dari tubuh Dendra. "Dra lo gak papa kan?" Ucap Medes sebari membantu Vallen membuka ikatan, dan di susul oleh Braga. "Draa...."panggil braga karena Dendra tidak menyaut juga. "Draa...... Dendraa !!!!" ucap Vallen menepuk nepuk pipi Dendra berkali kali. Namun Dendra tak menyaut padahal matanya membuka atau lebih tepatnya tidak tidur dan tiba-tiba--
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CINTA DAN BENCI
  • PACARKU ADALAH HANTU (TELAH TERBIT)
  • Hope is a dream that is doesn't sleep
  • GUNFA
  • REUNI (Enam)
  • The Flowers Gengs
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL
  • Entwined by fate || BXB
  • " To Love ,To Lose "
  • SELA ta KEY [END]

"Juan" gumam Zirena tak percaya "Zi,gue udah nunggu sehari penuh. Dan sekarang waktunya buat lo kasih gue jawaban tentang pertanyaan gue kemarin" teriak Juan di tengah lapangan Semua mata memandang dengan wajah tersenyum termasuk Hilmi dan Aleesya, semua fokus pada Zirena. Tapi tidak dengan Laura,dia menjadi muak dengan Zirena yang merasa bahwa Zirena telah merebut Juan darinya. Detik itu juga Laura bukanlah teman yang akan Zirena kenal lagi. Mereka akan menjadi musuh karena hanya seorang lelaki. "lo apa apan si Juan,gue malu" ucap Zirena dengan wajah yang memerah karena menahan malu "udahlah terima aja,gak usah ragu" teriak salah satu murid lelaki dari kejauhan "Zi,gue cuma butuh kata 'YES OR NO' dari lo. Dan gue butuh jawaban itu sekarang" ucap Juan seraya berjalan menghampiri Zirena "tapi gimana dengan Laura,dia pasti sedih banget denger ini semua" ujar Zirena dengan nada rendah "dia pasti mengerti dengan keputusan gue sekarang,dan lo liat disana? Hilmi sama Aleesya tersenyum dan bertepuk tangan ngeliat semua ini" balas Juan meyakinkan Zirena Zirena membalikan setengah badannya untuk melihat Hilmi,ya dia melihat Hilmi yang tersenyum padanya sembari memegang lengan Aleesya. Kemudian tatapan nya kembali lagi pada Juan,dengan sekali tarikan nafas Zirena memulai bicara. "gue coba buat mencintai lo dengan tulus,gue akan berusaha. Gue mau jadi pacar lo!" jawab Zirena yang dibalas senyuman oleh Juan

More details
WpActionLinkContent Guidelines