Belum Ditentukan

Belum Ditentukan

  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Wanita adalah perasa dan seorang pria adalah pemikir. Kita terkadang memilih hidup memalui perasaan ataupun logika dari pikiran kita. Risa dengan segala rasa kewaspadaan terutama hal yang berkaitan dengan cinta, dan Ryan dengan segala pertimbangan yang dalam, untuk memulai kembali kisah asmaranya. Ini bukan cerita tentang seorang pria yang sedingin es ataupun sediam batu. Bukan juga tentang wanita cantik yang menjadi rebutan pria. Ini sebuah cerita tentang cinta yang masih belum ditentukan endingnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Trust
  • EX's (Completed)
  • I Choose Rain Over You [Completed]
  • Sigma Girls
  • It's All The Same
  • Rindu [TAMAT]
  • My Doll {END}
  • Rain; dan Hujan-Hujan Lain di Hidupnya
  • I Am So Pretty
  • Audy & Bani
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines