Aku Bukan Gadis Aneh

Aku Bukan Gadis Aneh

  • WpView
    Membaca 2,895
  • WpVote
    Vote 239
  • WpPart
    Bab 27
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mei 11, 2021
"Berteman dengan hantu itu tak semenakutkan yang engkau bayangkan" ~Shafira Shaquillia Almaheera~ ¤¤¤ Shafira Shaquillia Almaheera, itulah namaku. Gadis remaja dengan rambut yang selalu di ponytail, mata berwarna kecoklatan, bibir merah muda yang selalu membentuk bulan sabit, jangan lupakan pipi chubby yang menggemaskan. Harusnya dengan penampilan seperti ini membuatku mempunyai banyak teman, tapi nyatanya aku tidak mempunyai satu teman sekalipun. Kecuali kakak lelakiku, yang bernasib sama denganku. Terlahir dari keluarga yang berbeda membuat kami satu keluarga selalu di jauhi oleh tetangga sekitar. Aku tidak tahu harus menyebut ini sebuah kelebihan atau kekurangan, yang jelas aku terbiasa dengan keadaan. Aku bukan gadis bersifat introvert, bukan gadis yang jarang tersenyum, bukan gadis yang suka menatap orang dengan tajam. Namun, mereka-teman satu baya di sekolahku-selalu menatapku dengan tatapan takut. Aku sendiri tidak tahu pasti mengapa begitu
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
temanhantu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Death School [TAMAT]
  • Setelah Koma
  • FEAR
  • Unseen [END]
  • destroyed °||on going||°
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • Detektif Paranormal, Loyals
  • Cerita anak Indigo

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan