DIARY ANAK TOMBOY

DIARY ANAK TOMBOY

  • WpView
    Membaca 121
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 28, 2020
Ini kisah ku, gadis tomboy yang hidup di perkampungan. Apa yang kalian pikirkan tentang tomboy? Nakal?Urakan? Enggak punya aturan? Ya itu mungkin benar. Pergaulan bebas yang diciptakan untuk mendapat kebahagiaan dengan cara sendiri.Bebas bukan berarti enggak semua bisa dirasakan,terkadang itu harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi. Berteman memang sebuah pilihan,entah laki-laki atau perempuan itu sama.Tidak ada penghalang untuk berpegang tangan pada kedua. Tapi berbeda denganku ,sejak kecil aku belum mengenal yang namanya teman perempuan.Bukannya aku tidak mau, tapi hanya saja itu sudah pilihan aku. Tomboy? Berteman dengan laki-laki? Hmm bisa dibilang seperti itu. Aku mempunyai dua teman,namanya Ahmad dan Saputra.Laki-laki yang setia menemani aku sampai saat ini. Memilih perbedaan dari kebanyakan seorang gadis itu pilihanku.Berpenampilan layaknya seorang pria itu yang kusuka. Satu yang aku pikirkan ... berteman dengan laki-laki itu memang lebih menyenangkan. Makasih sudah membaca kisah aku...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#37
gadistomboy
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Art of Friendship
  • My protective and perfect boyfriend
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Azzashy
  • Sejarah Kita
  • Kamu [SELESAI]✔
  • ASAVELA KIARA
  • Pretty Careless
  • Without Female Friends✅
  • Hilang

[COMPLETED-2017] [REPUBLISHED-2018] "Pria dan wanita itu ga mungkin bisa sahabatan, bull shit lah" Komen beberapa masyarakat yang amat pesimis terhadap kesetiaan persahabatan. "Pasti salah satu atau keduanya bakal jatuh cinta" "Ya justru karena rasa cinta itulah persahabatan bisa terjalin kan" Jawab pihak yang mengamini dan mendukung persahabatan beda gender. "Sekumpulan wanita juga, apalagi yang sok mandiri dan gaul, ga akan awet lah temenan. Mereka pasti akan berantem, memperebutkan belanjaan lah, pria lah, yang paling cantik siapa lah, pasti ada aja yang direbutkan" komentar yang cukup menyentil dari masyarakat dengan pemikiran negatif "Justru disitu seni nya. Rebutan-rebutan yang seperti itulah yang makin bikin persahabatan makin erat" "Menurut gue sih, it's oke lah yang namanya cewek cowok bersahabat, asalkan mereka jujur dengan hati mereka sendiri jangan ada yang ditutup-tutupi" jawab sekelompok manusia dengan pola pikir positif. "Kalo salah satunya atau bahkan keduanya jatuh cinta ya justru disitulah seninya. Sah aja kan? Itu sih menurut gue ya bonus aja. That's why gue pengen banget punya sahabat beda gender! Siapa tau gue bisa dapat bonus! Hahaa" komentar usil beberapa orang yang mendambakan kehidupannya berjalan seperti sebuah lagu 'Lucky I'm In Love With My Best Friend... Lucky To Becoming Home Again..." -Banyak pendapat berbeda mengenai persahabatan, kita hanya dapat menjawab dengan melakukannya sendiri, tidak perlu mendengar opini negatif orang lain, tidak perlu takut, kita hanya perlu menjalaninya, menerjang segala badai apapun itu dengan indahnya kebersamaan, di akhir cerita kita akan mengetahui jawaban indah di balik kisah persahabatan kita- #IndonesiaMembaca @metropopindonesia _2015_ Republished_2018

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan