Lentera - Samudra [END]

Lentera - Samudra [END]

  • WpView
    Reads 3,618
  • WpVote
    Votes 350
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo gila? Tadi itu bahaya, Ra! Lo bisa mati kalo gue telat sedetik aja dateng ke sini!" Bahu gadis malang itu bergetar, air yang membendung di pelupuk matanya keluar deras, ia menunduk dalam. Pemuda di depannya menarik bahunya pelan, agar dia bisa berdiri tegak. "Dengerin gue. Lo itu masih dua belas tahun. Gue punya tanggung jawab buat ngurusin lo seumur hidup gue. Putus asa bukan solusi baik buat masalah kita. Gue juga ngerasa kehilangan. Kehilangan Mama, kehilangan Papa. Orang tua kita, Ra!" Pemuda itu ikut menangis, memeluk erat gadis di depannya. Tentang Lentera yang menerangi Samudra luas. @birulangit__ High Rank (160620); #3 in Lentera #18 in Malang (180620);#19 in loving
All Rights Reserved
#32
penerbit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become a Parent's [END]
  • ELANG [End]
  • FABULOUS [Completed]
  • CLOSER
  • Daddy Angry |TAMAT|
  • SAMUDRA (Selesai)
  • MSH (Masa SekolaH) || Hiatus ||
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Semu [Completed]

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

More details
WpActionLinkContent Guidelines