Diary Manusia Kentank

Diary Manusia Kentank

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Warning!!! Cerita ini tidak cocok untuk kamu yang secantik mbak IU, seseksi Anya Geraldine atau seimut Eunha Gfriend. Jika memenuhi kriteria di atas tolong mundur. Lagiii..., lagiii..., sana yang jauh. Karena cerita ini tidak relate untukmu. Kamu tidak akan bisa memahami dan mengerti betapa beratnya perjuangan hidup menjadi seorang kentank. Maka dari itu bijaklah dalam membaca. Tapiii, jika kamu belum memenuhi kriteria di atas. Mari sini kita berkumpul. Saling berpegangan tangan erat dan menguatkan. Tenang kamu tidak sendiri. Bersatu kita teguh bercerai kita nikah lagi. Cantika dan Adel akan menemanimu. Pahit manis perjuangan mereka demi menggapai mimpi mereka dari seorang kentank biasa menjadi kentang Mcd demi hidup yang lebih baik. Dibumbui dengan romansa comedy yang absurd.
All Rights Reserved
#256
pejuang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • MARRIED WITH MY FRIEND
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • About You ✔
  • Don't call it love!
  • Two Wedding
  • Pelakor? Yes, I'm! (BOOK 1)
  • The Man
  • Will You be Mother for my Daughter? - 1

Melia tidak menyangka momen konyol seperti ini akhirnya terjadi di dalam hidupnya. Ia sudah berkali-kali mengatakan tidak menginginkan perjodohan ini, tapi Papa selalu saja mendebatnya dan membuatnya mati kutu. Kalau sudah begini ia bisa apa? Sakarang lihatlah yang terjadi, di jari manisnya tersemat sebuah cincin bermata berlian. Melia ingin sekali melempar cincin ini ke wajah bujang lapuk itu. "Lihat aja apa yang akan gue lakukan nanti. Gue akan membuat pertunangan dan perjodohan ini batal. Dan loe, bujang lapuk! Gue pastikan akan membuat loe nggak tahan dengan semua permainan konyol ini!" "Dasar anak kecil. Kamu kira aku mau menikah denganmu, huh? Tomboy, anak motor, cih. Jangan mimpi! Kalau nanti aku berakhir menikah dengan kamu, akan kupastikan kamu tidak akan betah hidup bersamaku!" Melia memutar balik tubuhnya begitu mendengar suara yang tidak asing di indera pendengarannya. Amarahnya makin memuncak ketika pria itu sudah berdiri tepat dihadapannya. "MULAI HARI INI GUE RESMIKAN PEPERANGAN KITA!" kata Melia tak gentar. "AKU, ANDARO FERNALDI, DENGAN SETULUS HATI, LITTLE GIRL!" balas Daro tak mau kalah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines