Diary Manusia Kentank

Diary Manusia Kentank

  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Warning!!! Cerita ini tidak cocok untuk kamu yang secantik mbak IU, seseksi Anya Geraldine atau seimut Eunha Gfriend. Jika memenuhi kriteria di atas tolong mundur. Lagiii..., lagiii..., sana yang jauh. Karena cerita ini tidak relate untukmu. Kamu tidak akan bisa memahami dan mengerti betapa beratnya perjuangan hidup menjadi seorang kentank. Maka dari itu bijaklah dalam membaca. Tapiii, jika kamu belum memenuhi kriteria di atas. Mari sini kita berkumpul. Saling berpegangan tangan erat dan menguatkan. Tenang kamu tidak sendiri. Bersatu kita teguh bercerai kita nikah lagi. Cantika dan Adel akan menemanimu. Pahit manis perjuangan mereka demi menggapai mimpi mereka dari seorang kentank biasa menjadi kentang Mcd demi hidup yang lebih baik. Dibumbui dengan romansa comedy yang absurd.
All Rights Reserved
#208
makeup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • JODOH salah ngomong
  • MARRIED WITH MY FRIEND
  • Two Wedding
  • The Man
  • Can Is Mine
  • Bad Boy, Bad Girl And Ta'aruf [END]
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines