Diary Manusia Kentank

Diary Manusia Kentank

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 7, 2020
Warning!!! Cerita ini tidak cocok untuk kamu yang secantik mbak IU, seseksi Anya Geraldine atau seimut Eunha Gfriend. Jika memenuhi kriteria di atas tolong mundur. Lagiii..., lagiii..., sana yang jauh. Karena cerita ini tidak relate untukmu. Kamu tidak akan bisa memahami dan mengerti betapa beratnya perjuangan hidup menjadi seorang kentank. Maka dari itu bijaklah dalam membaca. Tapiii, jika kamu belum memenuhi kriteria di atas. Mari sini kita berkumpul. Saling berpegangan tangan erat dan menguatkan. Tenang kamu tidak sendiri. Bersatu kita teguh bercerai kita nikah lagi. Cantika dan Adel akan menemanimu. Pahit manis perjuangan mereka demi menggapai mimpi mereka dari seorang kentank biasa menjadi kentang Mcd demi hidup yang lebih baik. Dibumbui dengan romansa comedy yang absurd.
All Rights Reserved
#399
strong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Man
  • Let Me Gone [Completed]
  • About You ✔
  • Bad Boy, Bad Girl And Ta'aruf [END]
  • Will You be Mother for my Daughter? - 1
  • Crazy Marriage
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • Can Is Mine
  • GOOD DADDY (REVISI)
The Man

WARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak percaya?" tanya Atlas. "Well... you sounds like a pro." jawab Lili dengan senyum jahilnya. "Im a pro? of what?" tanya pria itu seakan sengaja ingin mendengar jawaban Lili. "Dalam hal menggoda dan meluluhkan hati wanita. Kamu ahlinya." jelas Lili. Berharap Atlas akan mengerti perkataannya. Mendengarnya membuat Atlas tertawa. Dari tempatnya berdiri, Lili bisa melihat telinga pria itu memerah seakan menahan malu. Hal itu mengundang senyuman di wajahnya. "Jadi kamu sudah tergoda sekarang?" tanya Atlas lagi dengan jahil yang membuat pipi Lili bersemu. "Eh?" respon Lili sekenanya. Benar - benar bingung harus menjawab apa karena harus berhadapan dengan pria semenarik Atlas ini. "Kalau kamu penasaran tentangku, why dont we get to know each others? cause im curious about you too." ucap Atlas dengan kharisma yang meledak - ledak. Rasanya Lili ingin langsung pulang saja dan kabur dari sini. Wajahnya pasti sudah semerah tomat sekarang. Mungkin sekarang Lili benar - benar terlihat seperti orang linglung dimata Atlas, karena yang bisa ia katakan untuk menjawab itu hanyalah, "Shall we?" "Yes, we shall." jawab Atlas tanpa ragu. 🎖️#16 in Roman (13-10-2024) 🎖️#26 in Roman (29-06-2025) 🎖️#57 in Romansa (11-01-2026) 🎖️#43 in Romansa (14-01-2026)

More details
WpActionLinkContent Guidelines