BEAUTY BOYFRIEND

BEAUTY BOYFRIEND

  • WpView
    Membaca 340
  • WpVote
    Vote 55
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 21, 2020
™Credit Art by tutbat Ara sama Lian itu sepasang kekasih yang sangat populer di sekolah. Lian si cowok urakan tapi muka bidadari dan Ara cewek baik dengan kesabaran Dewi. Mereka sering di nobatkan dengan julukan Dewi Bidadari. Tapi sampai kapan Lian dan Ara seperti itu terus-menerus. Apakah Lian si bidadari berubah menjadi Upik dan Ara si Dewi berubah menjadi Abu. Hanya waktu yang bisa menentukan kisah mereka di cerita ini. -Warning! Tidak mengandung konflik yang berat, tapi karena saya suka micin. Jadi mengandung msg yang berlebihan. ⚠️Mengandung beberapa kata kasar, jadi jangan di contoh dan bijaklah dalam memahami- 28'mei-20
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • Leona[Hiatus]
  • DAKSA [END]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • ARDILA & DINAR
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • 41 HARI

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan