Ketika Cinta Berkumandang

Ketika Cinta Berkumandang

  • WpView
    Reads 517
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
"Indama nuhibbu tartabitu maisairina bil khouf, nakhoful faqda, nakhoful firoq, wa nakhofu dan Nashib aktsar." (Ketika kita mencintai, kita merasa takut, takut kehilangan, takut berpisah, dan takut berbagi.) "Alhubbu kal harbi, minas sahli an tus'ilaha, tidak mengerti minas sha'bi an tukhmidaha." (Cinta itu seperti perang, mudah terbakar, tetapi sangat sulit untuk mematikannya.)
All Rights Reserved
#53
watty2020
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Pilihan (ENDING)
  • Keabadian Cinta ✔
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • My Strong Husband (END)
  • Tahajjud Cinta [END]
  • With You Until Jannah √ || End
  • secretary and ceo fierce
  • ImanKu (Complete)
  • True Love
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)

Aku memanglah bukan istri pilihanmu, aku memang tidak pernah kamu harapkan hadir dihidupmu apalagi dihatimu. Tapi ingat kamu juga bukan laki-laki pilihanku. -Illyandri Nafisah Aku tau dia bukanlah yang kamu harapkan tapi siapa yang bisa mengelak jika nanti hatimu memilihnya juga. -Andien Charina Sifat dan tingkah laku mereka saling bertolak belakang, yang satu dewasa dan yang satunya lagi kekanakan. Ku akui salah satu dari mereka bukanlah pilihan ku, tapi tidak ada alasan aku membedakan mereka. Bagaimanapun juga mereka sudah menjadi bagian hidupku, aku harus adil. Aku sekarang hanya berdoa tidak ada masalah diantara kami bertiga, semoga Tuhan selalu meridhoi langkah kami. -Ali Al Ikhsan

More details
WpActionLinkContent Guidelines