Bereft
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 19, 2020
Kau memberiku sedikit warna, terimakasih untuk hari hari nya. Kedai kopi, tempat pertama kali kita bertemu. akan menjadi tempat bersejarah bagiku -Batari Dari awal ketemu, perasaaan ini sudah campur aduk, ga jelas, lama kelamaan kami berkenalan sakti sama lain, hingga akhirnya menjadi orang yang tersayang. Terimakasih, karena hadirmu, aku bisa tersenyum setiap saat aku melihatmu -Bena Aryanto Mereka dipertemukan tidak sengaja, dan ditakdirkan oleh tuhan. Kedai kopi. Ya, tempat bersejarah bagi mereka, tempat berbagai cerita bagi mereka. Tadinya memang pikir cuma temenan saja, tetapi diantara mereka sudah melibatkan perasaaan, eh bukan diantara, memang dua duanya. Akankah mereka menemukan jalannya? Endingnya seperti apakah nanti? kuy gaes langsung baca+vote+komen hehe
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Terima kasih Ravindra
  • Secangkir Kopi Vanilla [Tamat]
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • We Are One
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Three Targeted Girls!!
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • SPOILEDBOY

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

More details
WpActionLinkContent Guidelines