OCHO
  • WpView
    Reads 87
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kamu tau, kita itu seperti angka delapan. Delapan memang bukan angka yang sempurna jika nilai sempurna adalah sepuluh. Saat kita sekolah, angka delapan juga menyelamatkan kita dari remedial bukan? Meski tidak sempurna tapi nilai itu kita dapat dengan penuh perjuangan. Jika dilihat bentuknya, angka delapan itu seperti dua lingkaran yang disatukan. Terlihat berliku, namun tidak pernah berujung. Seperti kita, kita adalah dua pasang manusia yang tidak sempurna namun disatukan oleh Tuhan dengan cara kau yang menyelamatkanku dan aku yang melengkapimu. Perjalanan kita pun tidaklah mudah dan penuh liku, dipertemukan namun dipisahkan dan sekarang dipersatukan. Skenario Tuhan memang seindah itu. Terimakasih Tuhan atas segala yang engkau berikan kepadaku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • With You
  • Guilty Pleasure  [END]✓
  • Cuaca
  • [✓] 💭. we are classmate's ㅡ re-upload
  • Pacar Sengklek (On going)
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Terlambat Jatuh Cinta

Ratusan Hari Mencari Hati (completed) ----------------------------------------------------------- "Kamu ngapain masih di situ?" "Aku-" "Kamu gak perlu nunggu aku makan. Kalau udah habis, pergi aja," potongku tanpa merasa perlu mendengar jawabannya. "Pergi ke mana?" Aku merasa itu sungguh merupakan pertanyaan yang bodoh. "Ya, terserah. Ke taman kek, ke kamar kek, musala-" "Aku harus pergi ke mana?" ulangnya, kali ini dengan setitik getar dalam suaranya. "Maksud kamu apa, sih?" "Tadi Mas Langit tanya kenapa aku masih di sini? Aku terus diperlakukan kayak gini supaya pergi, kan? Nah, sekarang pertanyaannya, aku harus pergi ke mana?" Tidak salah lagi. Kedua mata wanita itu terlihat digenangi bulir bening. *** Langit dan Atsilla menikah secara terpaksa karena sebuah hubungan satu malam. Selama enam bulan menikah, Langit menganggap sang istri sebagai sebuah beban, bahkan tidak pernah menganggap kehadirannya. Saat lingkaran waktu mempermainkannya, akankah Langit menyadari ketulusan Atsilla yang selalu di sampingnya? Ini bukanlah sebuah kisah cinta biasa, melainkan juga kisah yang akan memberi pembacanya sejuta makna. Ratusan Hari Mencari Hati dibuat dengan penuh perasaan dan tak jarang ada air mata ikut serta :' Aku harap kalian yang kelak membaca kisah ini sampai selesai juga akan merasakan hal yang sama dan dapat memetik pelajaran berharga dari cerita cinta Langit dan Atsilla. Selamat menikmati 😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines