Best Friend?

Best Friend?

  • WpView
    GELESEN 10
  • WpVote
    Stimmen 3
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Mai 28, 2020
Ini hanya sebuah kisah pendek tentang pertemanan dan juga... Cinta. Ya, kisah klise yang dialami banyak orang. Dulu, ketika orang lain berpendapat bahwa tidak ada yang namanya pertemanan antara laki-laki dan perempuan, aku selalu membantah. Karena nyatanya, aku bisa berteman dengan Hans, tak ada hal serius yang terjadi namun, ketika aku memandang nya sebagai laki-laki dan bukan teman, semuanya berubah. Perasaan aneh mulai menyergap, aku hilang kendali, rasanya gila ketika dia berdekatan dengan orang lain. Dan puncaknya... Ketika ia memiliki seseorang yang dicintai, hatiku memberontak. ________ Bahasa Non Baku!
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Pertemuan Terakhir
  • Mas [completed]
  • Cinta beda keyakinan dan kepercayaan
  • Nothing Like Us
  • Three Love One Heart
  • ANELKA CALVARY
  • TAKDIR (COMPLETED)
  • cinta dalam diam
  • jika bisa memilih
  • Z A L E R A

[REVISI] Ada seorang lelaki yang menghampiriku yaitu Riko, dia teman ku dan juga Neta. Berbicara tentang Neta, dia adalah sahabat kecil ku. Kami bertiga; aku, Neta, dan satu sahabat ku lagi adalah tiga serangkai, tak pernah terpisah. Dan, perpisahan itu dimulai ketika kami bertiga memutuskan untuk berpisah sekolah. Masalah selalu saja datang tanpa meminta persetujuan. "Lah, kok lo ada disini, Ko?" tanyaku heran. "Iya dong, masa engga sih!" jawab Riko kikuk. "Lo ngapain disini?" tanyaku sekali lagi yang masih membutuhkan jawaban lebih. "Lah elo sendiri ngapain?" tanya Riko balik. "Ga usah sok baik lo!" ucap Neta pada ku. "Net, lo kenapa? Gue salah apa sama lo??" tanya ku meminta penjelasan lagi. "Salah lo?" tanya Neta membuatku semakin penasaran. Teka-teki masalah ini harus terpecahkan dengan cepat. "Salah lo itu udah ngambil sesuatu yang bukan hak milik lo!" lanjut Neta membuat Syifa tercengang.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien