~All About Hijrah~

~All About Hijrah~

  • WpView
    Leituras 563
  • WpVote
    Votos 39
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, abr 24, 2025
"Aku nggak bisa hidup kayak gini terus.." Batinmu tersiksa. Meremas kertas yang sedari tadi kau pegang. Seakan kertas itu telah bersalah padamu. Nyatanya, tidak. Kepalamu pening. Kau menangis. Jiwamu meronta, meraung-raung, meringis kesakitan. Rasa bersalah terus muncul bagaikan hantu yang seolah terus menghantui. Kau teringat memori masa silam. Bayangan dosa-dosa berkelabat dalam alam pikiranmu. "Aku harus berubah." Jiwamu sekali lagi menyuarakan kata hati yang telah lama terpendam. Aku sama sepertimu. Kita sama. Terkadang, aku duduk termenung sendiri. Merenung, memikirkan. "Apakah Allah sudi mengampuniku?" Dan, hal itu sering terjadi. Hati berdesir, gelisah membayangkan neraka jahanam yang menyala-nyala. Otak seakan mendidih. Merinding ketika membayangkannya. "Oh Allah, sungguh aku takut."
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • MAS WILDAN [END]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • Titik Yang Benar
  • [SHRS1] HALWA | V2 | SELESAI✓
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Hijrah Cinta Menuju Cahaya(END)

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo