JUMPER  (Slow Update)

JUMPER (Slow Update)

  • WpView
    Lecturas 7,000
  • WpVote
    Votos 479
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, nov 15, 2021
WpInfo
Ficción
Ciencia Ficción
PERINGATAN : Cerita ini mengandung unsur Gay. Bagi yang tidak suka dengan unsur tersebut sangat diharapkan untuk tidak membaca cerita ini. Seorang Mahasiswa dari Universitas Negeri di Jakarta tiba-tiba menyadari bahwa ada yang aneh pada dirinya. Tapi dengan keanehannya itulah dia bisa menjadi bagian dari Badan Intelejen Rahasia milik Indonesia NASI (National Secret Service). Namun, pekerjaan itu membuat dia dipasangkan dengan agen yang memiliki fisik diatas rata-rata manusia umumnya. Seperti apa ceritanya ? Silahkan di baca :)
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • SHAWN DAN NEONPULSE (CERITA PANAS GAY)
  • MY BODYGUARD
  • NIKMATNYA PACAR TEMAN SENDIRI
  • Bully
  • Born As Assassin [BAGIAN 01 END]

Bugh!! Bugh!! Kreakkk!!! "Akhhh sialan lo!! Berani nya kroyokan!! Jerit nya murka ketika diri nya di kroyokan tiba-tiba. Bugh!!! Pukulan telak mengenai rahang pria itu, hingga membuat sudut bibir nya sobek " siapa lo?! "Murka nya ketika seorang pria asing tiba-tiba men jotos rahang nya. " pergi atau gua mutilasi di sini!! "Ancam nya dengan nada rendah penuh peringatan. 1 2 3 Hitungan ketiga pria itu tak bergerak sama sekali, hingga tiba-tiba Sreeettt!!! Akhhhh Sebuah pisau lipat, menggores di lengan pria itu. " hahaha... Gua kan udah bilang, pergi ya pergi!! Teriak nya dengan di selingi ketawa yang sangat menyeramkan. Hingga akhirnya pria itu pergi meninggalkan kedua pria itu di sana. "Lo gapapa? " tanya pria misterius itu. "Its oke" ucap nya sambil memegang rahang nya yang terasa kebas. "Gua duluan... Hati-hati " pamit nya sambil berjalan tertatih-tatih menuju motor sport hitam yang tergeletak di sana. Brumm... Brumm.. Sepeninggal nya pria itu, diri nya masih saja menatap tubuh pria itu yang semakin mengecil. "He's is mine" gumam nya dengan senyum yang tipis.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido