Story cover for EL by Selaaluuu
EL
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 29, 2020
diam' ku bukan berarti kalah.
'mengalah' bukan berarti lemah.
'tidak membalas' bukan berarti takut.
'sabar' bukan berarti tidak bisa marah.
-sel-

Hingga tiba saat aku sudah lelah bersabar.
"stop" seisi kantin sontak melihat ke arahnya
"selama ini gue diem,hinaan terus gue dapat gak capek kalian hujat gue?berhenti berkata jika kalian gak tahu faktanya!" ucapnya tegas
Sontak suasana di kantin hening dan sangat mencekam.


Terkadang semua rasa,
Ada yang tak perlu kau utarakan.
Segala sesuatu yang tidak dapaat kau ceritakan,
Dapat kau lampiasakan dengan tulisan.
Karna sesungguhnya hanya dirimu, yang dapat mengenal sisi dalam mu.
Orang mungkin bisa mengerti bagaimana rasanya.
Mungkin ada beberapa,tapi tetap saja hanya dirimu yang tahu bagaimana cara menenangkan dirimu sendiri,
Aku memang lebih suka memendam goresan luka. belum pulih, tetapi sudah kembali terluka lagi.

'cukup diam dan rasakan menjadi kunci'


Jangan lupa
Vote comment 👉👈
Thx sudah membuka ceritaku,sudah datang ditempat ku berimajinasi bahkan menuangkan perasaan ku melalui tulisan.
-salam kenal dari writers, dan hai para readrs dari aku
Selalu-

@Selasukowati.

Ig, twitter : selaaluuu






Maaf jika terdapat kesamaan dalam nama tokoh
Karna ketidaksengajaan🤗
All Rights Reserved
Sign up to add EL to your library and receive updates
or
#7berjalan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END) cover
Give Me Your HUG(END)✅ cover
I'm a Girl, Bos! cover
ALONE cover
Maaf' (Revisi) cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
My Junior My Love ✔️ cover
Kalaya [END] cover

Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)

59 parts Ongoing

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." Berjalan di sekeliling orang yang sama setiap hari, namun selalu tampak asing di matanya. Begitu lah yang dirasakan Karel, sosok pemuda yatim piatu yang bisa dikatakan hampir tidak punya segalanya selain nama dan seonggok harapan yang rapuh. Bahkan setelah akhirnya ia mendapat kesempatan menjadi bagian keluarga yang sejak lama ia idam-idamkan, bukannya menemukan rumah yang hangat, Karel justru disambut oleh dinginnya penolakan dari keenam saudara angkatnya. Di tengah hubungan yang renggang Karel mencoba meraih kepercayaan dan tempat di hati saudara-saudaranya. Tapi waktu tidak pernah bersahabat, sebelum sempat semua apa yang ia inginkan tercapai, ingatannya sudah lebih dulu direbut paksa darinya sedikit demi sedikit, sampai akhirnya yang tersisa hanyalah bayangan samar akan keluarga yang nyaris tak sempat benar-benar ia miliki. "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU.. Jangan jadi pembaca gelap👊 tolong tinggalkan vote dan komentar kalian setidaknya biar bisa jadi support bagi kami para author