RASA INI

RASA INI

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 21, 2021
Sesaat nafas yg ku hirup terasa berat,seperti ikut mencekik di setiap tarikan yang ku buat.Sekelumit pahit yang meracuni hari yang kian kebas. Disinilah Meyra Lovyta sedang berdiri dibalkon kamarnya yg memperlihatkan pemandangan malam hari yg sangat sunyi,entah sudah berapa lama ia memandangi bulan sedari tadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Tatapan Terakhir yang Tak Kujadikan Pertanda"
  • Lembayung
  • Maharani
  • Ternyata CINTA
  • ~CINTAKU UNTUK VAMPIRKU~
  • The Nocturnal
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Menanti
  • alxendric and his wounds
  • Tangisan Hujan

Malam itu, langit begitu gelap, hanya diterangi cahaya temaram dari lampu jalan yang menyinari setiap sudut kota. Aku berdiri di depan gerbang rumah, menatap ke arah jalan raya. Hatiku berdebar, ada semacam keheningan yang menyesakkan di dada. Kegiatan perpisahan di sekolah baru saja selesai, dan meskipun acara itu penuh tawa dan ceria, ada perasaan aneh yang mengendap di dalam diri. Mungkin ini karena aku tahu, hari itu akan menjadi hari terakhir kali kita bertemu dalam keadaan seperti ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines