My Invisible Brother

My Invisible Brother

  • WpView
    LECTURAS 210
  • WpVote
    Votos 74
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, sep 24, 2020
"koo...kamu dimana sih?" Suara sedih seorang gadis menggema di sebuah lorong kosong. Tidak ada gunanya memanggil seseorang yang sudah tak ada, ya kan? "Maaf lynn..aku disini" balas seorang laki-laki yang tiba-tiba muncul dihadapan gadis itu. "Koko dimana saat aku membutuhkanmu?" Sejenak keheningan menyerang mereka.
Todos los derechos reservados
#223
missing
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Me Or Your Religion
  • Pamit (ON GOING)
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Harapan Bunga Terakhir
  • [END] Pregnant With My Childhood Friend
  • Guard Your Hearts
  • The Blooming Lady [completed]
  • kaLAna: Two Different Worlds
  • Liora

(FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN JANGAN LUPA DI VOTE) "untuk terakhir kalinya, di antara keduanya.... kamu pilih apa?" Dahi Hanah berkerut tanda tak mengerti dengan jalan pembicaraan Fathan "coba lihat bangunan di belakangmu!" sontak Hanah berbalik memandangi gereja di belakangnya "yah ini tempat ku beribadah."tak ada balasan dari Fathan hingga beberapa detik barulah ia mengerti maksud dari pertanyaan itu "beda bukan?"tanya Fathan sambil menunjuk mesjid di belakangan nya "terus, kamu mau nanya lagi, aku pilih kamu atau tuhan ku?" "bagaimana kalo sekarang aku yang nanya. Pilih aku atau tuhan mu?"lanjut Hanah. Sorot mata tajam milik Hanah seakan menghunus tepat di ulu hati Fathan Sontak lelaki di sebrang sana tertunduk. Sama sekali tak dapat menjawab pertanyaan tersebut "nggak bisa jawab bukan? Yasudah, seperti yang ku katakan sebelumnya..."ucap Hanah sembari menatap pria di sebrang sana dengan tatapan sendu Hanah menunduk lantas berucap dengan nada pelan,"lupakan perasaan itu!" Kisah ini bukan tentang cinta bertepuk sebelah tangan, bukan pula kisah cowok dingin dengan cewek blakblakan, tapi kisah cinta beda agama yang membuat keduanya mengulur waktu, seolah kenyataan akan berubah dengan hal seperti itu. Kenyataannya, pada akhirnya mereka akan tetap saling melepas Bagaimana kelanjutannya? apakah setelah saling melepas mereka akan kembali bersatu? Atau melepas akan menjadi akhir dari kisahnya? Nantikan terus kelanjutannya

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido