BOS SINTING!

BOS SINTING!

  • WpView
    Reads 2,809
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
Menjadi sekertaris bos harus memiliki tenaga yang super extra. Bukan hanya tenaga yang extra. Tapi juga batin. Bayangkan saja, mana ada seorang bos yang melarang sekertarisnya berhenti kerja dengan alasan yang aneh. Bahkan sampai kontra kerja Arla habispun. Alvin terus berusaha agar Arla tidak berhenti bekerja dan selalu ada disisinya. Sedangkan Arla selalu bersikap agar bisa membuat bos nya marah dan berakhir dia dipecat. Tapi apa yanh diinginkan tak pernah terkabul. Apa yang akan terjadi selanjutnya hanya tuhan lah yang tau. **** "Kalau kamu termakan rayuan saya, berarti kamu suka sama saya. Kalau kamu suka saya, maka dengan senang hati saya akan menghormati perasaan kamu dengan cara menerimanya." Sudah! Sudah cukup ia meladeni ucapan ngelantur bosnya. Apa tidak puas selama ini mengganggu hidupnya, dan mustahil dia akan menyukai gorila macam ini. "Bapak udah bener- bener gak waras! Kalau memang tidak ada yang bisa saya kerjakan, mending saya pergi deh. Lama lama disini saya bisa ikutan gak waras sama kayak bapak." FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!!
All Rights Reserved
#389
bos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • POISONED LOVE
  • THE CLIMB [Completed]
  • TerraCotta (Completed)
  • The Devil Boss [TAMAT]
  • She is everything (Forever)
  • i hate you bossy!
  •   Annoying Secketary [ Sudah Terbit ]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines