You Again (sasusaku)

You Again (sasusaku)

  • WpView
    Reads 37,919
  • WpVote
    Votes 4,669
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 21, 2021
WpInfo
Fanfic
Naruto
Jika kukatakan lelaki yang tengah berdiri di atas panggung itu adalah mantan kekasihku, akankah ada yang mempercayai itu? ____________________________________________________ Ini tentang hubungan masa lalu, mereka saling melupakan, menghapus kenangan, ditemani waktu yang terus berjalan. Namun, sebanyak apa pun usaha untuk lupa, tetap saja kenangan masih membekas di pikiran. Bahkan ketika jarak memisahkan. Pertemuan kembali membawa gemuruh kembali datang, gemuruh itu sempat mereda dulunya, tetapi sekarang semakin kencang dengan mengapungkan segala kenangan yang telah dikubur dalam-dalam. Di masa lalu mereka berpisah karena impian, lalu ketika impian itu telah berada dalam genggaman, apa yang akan mereka lakukan? Sang lelaki adalah seorang artis dengan fansnya yang berjuta-juta, yang dilakukannya selalu menuai sorotan publik. Sedangkan sang gadis nyaman dengan ketenangan, tak menyukai jika ada orang yang mengawasinya. "Pernah memiliki hati Anda itu menjadi salah satu pencapaian terbaik saya." "Oh ya? Mau mendapatkannya lagi?" (29 Mei 2020) *The cover image is 'not mine'. I got it from pinterest and 'edited' it.
All Rights Reserved
#35
sasukesakura
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • The King & The Doctor ✓
  • Second
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • I Want to Live [END]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines