Kala Senja

Kala Senja

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
Pernahkah kau merasa dunia seakan berpaling dari dirimu? Ketika semuanya tidak berjalan dengan semestinya. Ketika segala hal yang kau lakukan seperti sia-sia. Ketika semua orang tidak memikirkan perasaanmu. Ketika tidak ada satu orang pun yang memahami dirimu. Semua hal itu akhirnya membuat dirimu kehilangan harapan terhadap kehidupan ini. Lalu kau merasa sangat sesak menjalani harimu, ingin melakukan sesuatu sebagai pelarian-ingin lari dari semua ini. Tetapi lagi-lagi kau memikirkan perasaan orang yang kau sebut sebagai orang tua kau. Apa yang akan merasa rasakan jika kau pergi? Akankah mereka merasa sedih? Akankah mereka menyalahkan diri mereka? Akankah mereka akhirnya menyadari semua kata-kata yang mereka lontarkan menyakiti hatimu? Meskipun mereka bukan sosok orang tua yang sempurna, tetapi kau tidak sampai hati untuk melukai mereka. Walaupun tidak bisa dipungkiri bahwa mereka merupakan pengaruh yang paling besar mengapa kau seperti sekarang ini. Ini adalah ceritaku. Bukan hanya sekedar cerita sedih, namun sebuah cerita nyata tentang seorang Clara Fredilyn.
All Rights Reserved
#149
familyproblems
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The First, Not the Last
  • Clarisa Yunita ( End )
  • Same But Different (Slow Update)
  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • M E M O R Y  (On Going)
  • Halcyon
  • ALVIN (On Going)
  • Hopeless
  • (End) Dear, Your My Special One
  • Forever Alone (Sudah Terbit)

Masa sekolah selalu dianggap sebagai masa paling indah. Namun, bagi Alicia Sasvika, itu adalah perjalanan penuh konflik-persahabatan yang diuji, cinta yang tak selalu berakhir bahagia, dan keluarga yang menyimpan rahasia. Semua yang ia alami di masa lalu membentuk dirinya hingga hari ini. "Gue gak nyangka kita sampai di titik ini, Lissy." Alicia terdiam. Terlalu banyak yang ingin ia katakan, tapi lidahnya kelu. "Gue udah maafin semuanya, tapi pertanyaannya... lo udah maafin diri lo sendiri?" Saat kenangan lama kembali menghantuinya, Alicia harus menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari. Apakah masa lalu hanya sekadar cerita yang tertinggal, atau ada sesuatu yang belum benar-benar selesai? --- **Sekarang, dia mungkin sudah menjalani hidupnya sendiri, seperti aku yang juga melangkah ke dunia yang jauh berbeda. Tapi ada kalanya, di sela kesibukan, ingatan itu kembali. Mengingatkan bahwa di suatu waktu yang terasa begitu jauh, aku pernah begitu percaya pada sesuatu yang kini hanya tinggal kenangan. Aku ingin menceritakan semuanya. Bukan untuk kembali, karena waktu tak akan membiarkannya, tapi untuk mengingat bahwa setiap langkahku sekarang adalah jejak dari masa lalu yang pernah begitu berarti. ~Alicia sasvika.** [JANGAN LUPA FOLLOW ] [Vote sebanyak banyak yaa..] RANK #1 NewAuthor [26.03.2025] RANK #170 Firstlove [29.03.2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines