Solitude

Solitude

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2020
Setiap orang pasti merasakan sendirian, tapi tidak semuanya nyaman dengan kesendirian itu. Tapi ini yang dirasakan seorang cowok berparas tampan. Zavier Axelino Kaiser, dirinya merasa nyaman dengan kesendirianya. perasaan nyaman yang muncul saat sendiri dan tidak suka dengan namanya keramaian ataupun ada orang yang mengusiknya. Menurutnya itu hanya mengganggu kecuali keluarganya, ia sangat menyayangi mereka. Dan dari semua temanya yang berada disekolah, hanya satu cewek yang setia didekatnya yaitu pacarnya. Tapi bagaimana jika cewek yang dirinya percayai tiba-tiba menghianatinya begitu saja? memilih menetap atau meninggalkan. #1 hightsrank in Solitude 110620
All Rights Reserved
#14
kaila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Aksara Kita
  • Menghitung Bintang (Completed/Lengkap)
  • DREAM ✓
  • Enemies in Flames

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

More details
WpActionLinkContent Guidelines