Story cover for Esperanza (On Going) by sallsabilaftr
Esperanza (On Going)
  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 29, 2020
[Spiritual - Romance]



[Esperanza artinya harapan dalam bahasa Spanyol]

"Pelangi yang merindukan langitnya"

Semesta izinkan kubertanya dalam keheningan ini, bagaimana cara menuntaskan rindu yang kian membelenggu? Bagaimana caranya bertemu, jika jarak selalu mengganggu? 

Semesta, aku ini ditakdirkan untuk langit bukan? Jika memang demikian, mengapa aku tak diizinkan untuk selalu membersamainya?

Semesta bagaimana kabar langit disana? Masihkah dia menunggu sinarku? Atau dia sudah lelah menantiku? Pasalnya, setelah hujan aku tak selalu ada sesuai janjiku dulu. meskipun terkadang, aku ada tetapi sinar redupku yang menjadikan diri ini tak nampak.

Semesta, sampaikan permohonan maaf dan salamku untuk langit.
All Rights Reserved
Sign up to add Esperanza (On Going) to your library and receive updates
or
#419langit
Content Guidelines
You may also like
Sepertiga Malam Tentangnya by hannadhieaam_
46 parts Complete
#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!
You may also like
Slide 1 of 9
St¡ll Eighteen  cover
Puisi 'tuk kau, Yang merindu cover
Sepertiga Malam Tentangnya cover
LARA(SA) cover
My Herro My Rainbow cover
Langit Malam cover
Feels Far [COMPLETED] cover
Memori Luka Seorang Ikhwan cover
PELUK DIRIKU SAMUDRA  cover

St¡ll Eighteen

34 parts Ongoing

Dia tetap delapan belas, dan aku tumbuh seiring perjalanan hidup sebuah raga dalam sepuluh tahun untuk kehilangan itu. Aku hanya mengenal tiga filosofi dalam hidupku; ada sahabat, ada pengkhianatan, dan ada jasad yang tak pernah sempat berpulang. Terkubur seiring waktu berporos seperti aliran darah. Melayang dalam semilir angin sunyi. ©Syapena Judul sebelumnya : Satu Dekade : Last Trace 1995 Until 2005