Story cover for Everything has A Reason [Slow Update] by penaair_
Everything has A Reason [Slow Update]
  • WpView
    Reads 12,304
  • WpVote
    Votes 1,044
  • WpPart
    Parts 39
  • WpView
    Reads 12,304
  • WpVote
    Votes 1,044
  • WpPart
    Parts 39
Ongoing, First published May 29, 2020
Di umur yang akan memasuki seperempat abad itu, seorang Alvira Amanda belum pernah mengalami yang namanya "pacaran". Dia selalu disibukkan dengan dunia kerjanya, ataupun keluarganya. Terlebih lagi ia terpaksa masuk kedalam konflik rumit sahabatnya, Andin. 

Bagi Alvira, tidak cukup 1 alasan untuk menjadikan seorang lelaki bertahta dihatinya. Ia perlu memikirkannya matang-matang. Hanya saja, seorang Anggara Rafif Ahmad direktur baru di tempat kerjanya, membuat prinsip Alvira goyah. 

Akankah Alvira tetap berpegang teguh pada prinsipnya itu?
All Rights Reserved
Sign up to add Everything has A Reason [Slow Update] to your library and receive updates
or
#627jogja
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi) cover
COLD LECTURER (REVISI) cover
Informed Consent cover
Satu Hati, Dua Generasi cover
MISS SUGIONO {END} cover
Amazing April [END] cover
NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP] cover
ALMOST, ALWAYS, AFTER (END) cover
Ataxaria [ completed] cover

Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi)

32 parts Complete

#47 dalam chicklit Maret 2019 "Cerita chapter 26 dan beberapa bagian di Private follow sebelum membaca" Mutiara Anandita hanyalah gadis polos berusia belum genap 18 tahun yang memilih menjadi sales perusahaan obat dan menawarkan beberapa produknya pada rumah sakit besar di Bandung untuk tabungan biaya kuliahnya. Tapi yang namanya Takdir, suatu hari dia harus bertemu dengan dr.Semesta Pramayuda yang gilanya bukan main. "Dokter saya Anandita dari.." "Jangan disini, kita bertemu di hotel Amour saja jam 8 malam. Ternyata kamu masih sangat muda ya?"potong Semesta sambil menyodorkan setumpuk uang beramplop coklat dan mencium tangan Adita genit. "Sebenernya saya gantiin adik saya, tapi saya lebih gantengkan?" "ASTAGFIRULLAH! !! Dokter saya ini dari perusahaan Obat Tropical bukan cabe-cabean sembarangan. Seenaknya aja make cium-cium tangan saya. Dokter juga gak liat umur ya, dokter udah cukup dewasa nanti masuk neraka!."Adita melempar amplop di tanganya "Satu lagi, saya ogah sama pedopil!!!." Semesta menatap kepergian gadis mungil didepanya tanpa berkedip. "Hallo Adimas?" -2019-