We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SEMESTA

SEMESTA

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku, aku bukan lah wanita yang layak di cintai oleh seorang laki2 Aku, aku bahkan bukan idaman para laki2 Kenapa?, kenapa semua orang harus membenci ku? aku ingin sekali merasakan kasih sayang. aku adalah gadis kecil yang lemah aku juga tidak bisa menahan semua ini aku hanya wanita lemah. aku tidak bisa menahan semua sakit ini rasa nya aku terus di tusuk secara perlahan aku bahkan tidak tahu ingin bicara dengan siapa aku juga tidak tahu ingin mengeluar kan semua keluh sesah ku pada siapa. setiap hari aku hanya bisa naik keatas bukit dan teriak sekencang2 nya untuk mengeluarkan keluh kesah ku dengan mem bawa 'Buku Diary Ku' ya, hanya semesta yang mau mendengar keluh kesah ku. HANYA SEMESTA!!
All Rights Reserved
#31
frendly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun Purnama [Un-Publish]
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Would You Be Mine? (COMPLETED)
  • BALADA KEHIDUPAN
  • SELENOPHILIE [END]
  • Apilo✔
  • Alone [END]✓
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Bulan [End]

[Lom revisi^^] [TAMAT] Aku tidak tahu apakah tempatku benar-benar di sini. Tak seorang pun yang bisa ku ajak bicara. Tak seorang pun yang mau mendengarkan ceritaku. Memiliki sahabat satu-satunya yang bisa mendengarkan segala kelu kesahku, malah pergi meninggalkanku sendirian dalam sunyi, larut dalam kesepian untuk waktu yang lama. Aku butuh teman cerita, aku butuh seorang pendengar, aku butuh kasih sayang dan cinta. Ya, aku gadis yang rakus, aku butuh perhatian lebih, aku ingin dihargai selayaknya manusia. Terkadang, aku sudah berusaha memberikan yang terbaik. Tapi, tak seorang pun yang menghargainya. Ini membuatku sakit. Namun, aku bersyukur terhadap suatu hal. Ketika seseorang meninggal, maka akan dikubur sendirian tanpa teman. Setiap orang pasti akan merasakan yang namanya 'sepi.' Mungkin tidak sekarang, tapi nanti. Dan aku, sudah membiasakannya dari sekarang. Jika boleh meminta, aku ingin mati secepatnya. Aku lelah, kenapa aku tetap hidup sementara tidak ada yang menganggapku. Aku juga seorang manusia yang ingin dihargai. Aku juga seorang anak yang butuh kasih sayang. Dan aku juga seorang perempuan yang butuh cinta dari seorang laki-laki. Hidup sebagai tokoh figuran, jika hilang pun tak akan dicari. Semenyedihkan itu memang. Tapi, aku tetap bersyukur karena sudah diberi kesempatan untuk hidup. Setidaknya, aku bisa menulis novel ini walau hanya untuk diriku sendiri. ~Embun Purnama~ Mulai: 2022 Selesai: 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines